Konten dari Pengguna

Cara Membuat Media Tanaman Sayuran Agar Tumbuh Subur

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi media tanaman sayuran. Sumber foto: Pexels/Anna Tarazevich
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi media tanaman sayuran. Sumber foto: Pexels/Anna Tarazevich

Semua tanaman baik itu tanaman hias, hidroponik, buah hingga sayuran membutuhkan media tanam agar bisa tumbuh subur. Cara membuat media tanam sayuran bisa dilakukan dengan memilih bahan dasar, campuran bahan dengan perbandingan tepat hingga ada tambahan untuk bahan lainnya.

Daftar isi

Apa Jenis Media untuk Tanam Sayuran?

Dikutip dari buku Fisiologi Media Tanam Berbasis Limbah Organik, Nora Augustien, Hadi Suhardjono (2023:16), cara umum mentukan media tanam yang tepat adalah harus bisa menjaga kelembapan daerah sekitar akar, menyediakan cukup udara dan dapat menahan ketersediaan unsur hara.

Ringkasnya, pemilihan media tanam yang tepat bisa membuat sayuran tumbuh subur dan hasilnya bagus. Berikut jenis media untuk tanam sayuran yang bisa dipilih.

  • Arang sekam: jenis media tanam organik ini terbuat dari kulit padi yang kemudian dibakar hingga menjadi arang. Media arang sekam sangat ringan dan juga kasar, sehingga sirkulasi udara di akarnya tinggi.

  • Rockwool: media ini terbuat dari bebatuan dengan kombinasi umum yakni batu kapur, batu bara, batuan basalt, yang kemudian dipanaskan hingga suhu 1.600 derajat celcius.

  • Serabut kelapa/cocopeat: media ini terbuat dari sabut kelapa yang sudah tua. Inilah faktor yang membuat daya seratnya lebih kuat. Media tanam ini direkomendasikan untuk penanaman di daerah dengan curah hujan rendah.

  • Kompos: terbuat dari limbah organik seperti daun, sampah-sampah organik maupun sekam. Kandungan dari media tanam ini adalah soil ameliorator dan soil conditioner.

  • Moss: media tanam ini berupa lumut kering atau yang berasal dari paku-pakuan. Moss memiliki kelebihan seperti ada rongga yang banyak sehingga menjadikan akar mudah untuk bisa berkembang bebas.

Bagaimana Cara Membuat Media Tanam Sayuran?

Dari jenis media tanam di atas, tentunya memiliki kandungan serta manfaat yang berbeda. Untuk mendapatkan media tanaman untuk sayuran terbaik, bisa dengan cara memadukan beberapa bahan.

Cara membuat media tanam sayuran

Berikut ini cara membuat media tanam sayuran supaya bisa tumbuh lebih subur.

  • Memilih bahan dasar dari media tanam: biasanya kombinasi yang digunakan adalah kompos, tanah dan sekam atau cocopeat. Pastikan memilih tanah yang tidak ada kerikil agar sayuran bisa tumbuh dengan baik.

  • Mencampur bahan dengan perbandingan yang tepat: menghasilkan media tanaman yang subuh, campurkan tanah-kompos-sekam dengan perbandingan 2:1:1. Angka perbandingan tersebut akan memberikan keseimbangan dari nutrisi, sirkuliasi udara, dan penyerapan air.

  • Tambah bahan lain: kualitas media tanaman bisa ditingkatkan dengan menambahkan bahan lain seperti dolomit dan pupuk organik cair (POC).

  • Isi di polybag atau pot: campuran media tanam yang sudah siap, masukkan ke polybag atau pot. Untuk polybag pastikan ada lubang drainase di bagian bawah. Isi hingga 2/3 atau ¾ penuh, jadi masih ada ruang untuk pupuk tambahan serta mampu menahan air ketika penyiraman.

Media Tanam yang Sudah Bekas Bisa Dipakai Lagi untuk Sayuran?

Bisa, tapi perlu melakukan daur ulang media tanamnya. Daur ulang penting dilakukan supaya memastikan bahwa kualitas baik dan bersih dari hama serta penyakit.

Kesimpulan

  • Media tanam adalah komponen utama dalam penanaman sayuran. Adanya media tanaman, akan memastikan sayuran tumbuh dengan baik.

  • Ada beberapa jenis media tanam yang bisa dipilih seperti sekam, kompos, cocopeat hingga rockwool.

  • Dari jenis tanaman tersebut, bisa digunakan untuk membuat media tanam sayuran yang tepat. Perlu diperhatikan dalam cara membuat adalah perbandingan komposisi yang tepat. (RAN)

Baca juga: Manfaat Cocopeat sebagai Media Tanam untuk Berbagai Jenis Tanaman