Cara Menanam Seledri di Rumah yang Mudah Bagi Pemula

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menanam seledri di rumah dapat dilakukan dengan mudah bagi pemula. Pemula yang baru pertama menanam seledri dapat memanfaatkan batang seledri untuk ditanam kembali. Oleh karena itu, batang seledri sebaiknya jangan dibuang.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Menanam Seledri di Rumah dengan Memanfaatkan Batangnya
Cara menanam seledri di rumah dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan sisa batang seledri. Pilih batang seledri yang sehat, segar, dan berukuran besar.
Menurut buku Cara Mudah dan Praktis Budidaya Seledri untuk Pemula oleh Aloysius Fernandi (2023: 23), langkah-langkah menanam seledri di rumah menggunakan batang adalah sebagai berikut.
Persiapan Batang untuk Ditanam
Pilih batang seledri berkualitas dengan kondisi baik.
Potong batang seledri dengan ukuran kurang lebih 5 cm dari ujungnya.
Bungkus batang seledri dengan kertas timah atau plastik.
Siapkan air dalam wadah berukuran sedang.
Masukkan batang dalam wadah berisi air tersebut.
Letakkan wadah pada tempat yang sejuk.
Hindari tempat yang terpapar sinar matahari langsung.
Tunggu selama 1-2 hari sampai batang seledri tumbuh.
Saat bibit seledri sudah tumbuh sepanjang 3 cm, media tanam dapat segera disiapkan.
Persiapan Media Tanam
Setelah tumbuh daun dan batang baru, bibit seledri dapat dipindahkan ke media tanam. Jika menanam di rumah dengan lahan terbatas, maka dapat menggunakan pot sebagai media tanam.
Berikut ini langkah-langkah mempersiapkan media tanam untuk bibit seledri:
Pilih pot yang sesuai dengan bibit seledri, gunakan pot yang terbuat dari bahan-bahan yang kuat, seperti tanah.
Isi pot dengan tanah yang gembur.
Siram media tanam dengan air secukupnya agar lembap.
Menanam Seledri
Buat lubang tanam dengan cara menggali media tanam dengan kedalaman kurang lebih 2-3 cm.
Posisi lubang tepat di tengah-tengah media tanam.
Pindahkan bibit seledri dalam lubang tanam yang berada di media tanam.
Tutup kembali bibit seledri dengan tanah sampai bagian akar bibit tidak terlihat.
Sirami bibit dan media tanam dengan air secukupnya supaya lembap.
Cara Menyiram dan Merawat Seledri agar Tumbuh Subur
Perawatan tanaman seledri dilakukan dengan penyiraman, pemupukan, dan penanganan terhadap hama. Berikut ini cara merawat seledri agar tumbuh dengan subur:
Penyiraman: Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore hingga tanaman berusia seminggu. Setelah itu, penyiraman cukup dilakukan 2-3 kali dalam seminggu.
Pemupukan: Jika dibudidayakan secara organik, maka berikan pupuk organik cair pada tanaman seledri.
Penanganan Hama: Perhatikan apakah ditemukan hama atau penyakit pada tanaman seledri. Penanganannya adalah dengan menggunakan pestisida organik.
Hama dan Penyakit yang Menyerang Tanaman Seledri
Menurut buku Petani Pemula Seledri: Tips dan Trik Bertani oleh Tim Penulis Intera (2021: 22), berikut ini adalah hama pada tanaman seledri dan ciri-cirinya:
Late Night: Ciri-cirinya adalah munculnya bercak hitam pada daun.
Kutu Daun: Jika terkena kutu daun, maka daun seledri menjadi kering karena kutu daun menghambat pertumbuhan seledri.
Nematode: Menyerang akar dan membuat tanaman seledri kerdil dan tidak subur.
Waktu yang Dibutuhkan Seledri untuk Tumbuh dan Bisa Dipanen
Seledri dapat dipanen saat sudah memasuki usia tanam 2-3 bulan. Ciri-ciri seledri yang siap dipanen adalah memiliki daun-daun yang rimbun dengan warna hijau segar.
Kesimpulan
Cara menanam seledri di rumah dapat dilakukan dengan memanfaatkan batang seledri dengan langkah-langkah persiapan batang, persiapan media tanam, menanam seledri, dan melakukan perawatan.
Perawatan tanaman seledri dilakukan dengan cara menyirami secara teratur, pemupukan, dan penanganan hama.
Hama yang umum menyerang seledri antara lain late night, kutu daun, dan nematode.
Seledri sudah dapat dipanen setelah memasuki umur 2-3 bulan.
Baca juga: Manfaat Cocor Bebek untuk Kesehatan Tubuh
