Cara Menanam Singkong di Lahan yang Sempit dan Cara Perawatannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Singkong adalah salah satu jenis tanaman palawija yang dapat ditanam di halaman atau pekarangan rumah. Penting untuk tahu cara menanam singkong di lahan yang sempit agar tumbuh subur. Caranya dimulai dari pemilihan bibit hingga persiapan lahan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Menanam Singkong di Lahan yang Sempit beserta Persiapan Dibutuhkan
Singkong (Manihot esculenta) atau ubi kayu adalah tumbuhan ubi yang dapat dimanfaatkan menjadi berbagai jenis olahan. Secara garis besar, cara menanam singkong di lahan yang sempit dilakukan dengan tahapan dan bahan-bahan sebagai berikut.
Memilih Bibit Singkong yang Tepat
Menurut buku Bertanam Singkong oleh Ira Nurwulan (2024: 6), ketentuan bibit tanaman singkong adalah sebagai berikut:
Tanaman singkong yang dijadikan bibit berasal dari tanaman induk yang berusia 10 - 12 bulanan.
Batang yang akan dijadikan bibit tidak memiliki tunas baru dengan diameter 2,5 cm.
Bibit yang dipilih sehat dan harus sama (seragam).
Persiapan Menanam
Potong batang singkong menjadi stek dengan ukuran sekitar 15 - 22 cm, sekurang-kurangnya dua sampai tiga ruas.
Hindari menggunakan stek yang menunjukkan tanda-tanda terkena hama atau penyakit.
Persiapan Lahan
Jika menanam singkong dalam pot, gunakan pot dengan ukuran diameter 45 - 60 cm dengan kedalaman sekitar 50 cm. Pastikan pot memiliki drainase yang baik.
Jika menanam menggunakan bedengan yang ditinggikan, maka pastikan kedalaman bedengan sekitar 30 - 45 cm dan memiliki drainase yang baik.
Media Tanam yang Ideal untuk Menanam Singkong
Media tanam perlu dipertimbangkan dengan baik untuk menanam singkong. Media tanam yang ideal untuk menanam singkong adalah campuran tanah, kapur, pupuk organik atau kompos.
Jarak Menanam Singkong yang Ideal
Jarak tanam singkong perlu diperhatikan agar dapat tumbuh dengan baik dan memperoleh hasil yang produktif. Untuk menanam singkong di lahan sempit, kedalaman tanam stek adalah 15 - 20 cm dengan jarak tanam antar stek 30 - 45 cm.
Perawatan Singkong
Dengan perawatan yang baik dan konsisten, tanaman singkong dapat tumbuh dengan sehat dan subur. Perawatan singkong meliputi cara-cara berikut ini:
Penyiraman: Penyiraman dilakukan agar tanah sekitar singkong tetap lembab
Pemberian Mulsa: Berikan mulsa organik seperti jerami atau serpihan kayu di sekitar pangkal tanaman. Berikan sedikit jarak dari batang supaya tidak terjadi pembusukan.
Pemupukan: Pemupukan dilakukan sekitar 4-6 minggu selama musim tanam. Gunakan pupuk kandang atau pupuk organik untuk memberikan nutrisi pada tanaman.
Pengendalian Hama dan Penyakit: Lakukan pemantauan terhadap tanaman, berikan pestisida organik jika dibutuhkan.
Masa Panen Singkong
Singkong siap dipanen jika telah mencapai usia 8-18 bulan setelah tanam, tergantung varietas dan perawatannya. Berikut penjelasannya:
Untuk varietas pendek, singkong dapat dipanen setelah mencapai usia tanam 6 - 8 bulan
Untuk varietas panjang dapat dipanen setelah masuk masa tanam 9 - 12 bulan.
Kesimpulan
Cara menanam singkong di lahan yang sempit meliputi memilih bibit yang tepat, persiapan menanam,dan persiapan lahan.
Pilih singkong varietas pendek yang cocok untuk ditanam di area sempit.
Untuk tumbuh subur, singkong harus dirawat dengan penyiraman, pemberian mulsa, pemberian pupuk, dan pengendalian hama.
Jika dirawat dengan baik, singkong varietas pendek dapat dipanen setelah mencapai usia 6-8 bulan. (IND)
Baca juga: Cara Menyiram Tanaman yang Efisien agar Tumbuh dengan Baik
