Cara Menghitung Fidyah Puasa dengan Uang, Muslim Wajib Tahu

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada bulan Ramadan, tidak semua umat muslim mampu untuk menjalankan ibadah puasa. Sehingga ada ketentuan membayar fidyah bagi orang-orang yang meninggalkan puasa dengan alasan tertentu. Cara menghitung fidyah puasa dengan uang sebaiknya dipahami oleh umat muslim agar pelaksanaannya sesuai syariat Islam.
Menurut buku Fikih Wanita Hamil, Yahya Abdurrahman al-Khatib (2016:47), fidiah adalah sesuatu yang menempati sesuatu yang lain dan mengganyikannya. Diambil dari kata fada' yang artinya mengganti atau menebus.
Di bulan Ramadan, tidak semua umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, Islam menetapkan kewajiban membayar fidiah bagi mereka yang meninggalkan puasa karena alasan tertentu. Umat Muslim perlu memahami cara menghitung fidiah dengan uang agar pelaksanaannya sesuai dengan syariat Islam.
Menurut Yahya Abdurrahman al-Khatib dalam bukunya Fikih Wanita Hamil (2016:47), fidiah adalah sesuatu yang menggantikan atau menebus kewajiban yang ditinggalkan. Kata fada' dalam bahasa Arab berarti mengganti atau menebus.
Cara Menghitung Fidyah Puasa dengan Uang
Fidiah hukumnya wajib dilakukan untuk mengganti ibadah puasa dengan membayar sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan untuk satu orang. Terdapat golongan-golongan orang yang bisa membayar fidyah, yaitu.
Orang tua atau lanjut usia yang sudah renta dan tidak mungkin mampu mengganti puasanya.
Orang sakit parah dan kecil kemungkinan sembuh.
Ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa akan berdampak buruk atau kawatir dengan kondisi diri atau bayinya.
Kemudian, cara menghiung fidiah puasa dengan uang tidak bisa sembarangan. Harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan di agama Islam. Berikut penjelasannya.
Terdapat pendapat yang dipercaya dari kalangan para ulama Hanafiyah yakni pembayaran fidiah menggunakan uang tergantung dari jenis makanan yang dipilih.
Jika menggunakan takaran bahan makanan pokok, maka harus mengonversikan 1,5 kilogram bahan makanan pokok ke dalam rupiah. Sedangkan untuk takaran gandum, harus mengonversikan 1,625 kilogram gandum ke dalam rupiah. Sedangkan menggunakan harga anggur atau kurma sebanyak 3,25 kilogram.
Jadi jika dengan makanan pokok beras maka dapat dihitung 1,5 kg x Rp harga beras yang biasa dimakan. Misalnya 1,5 kg x Rp15.000 = Rp22.500 /hari. Namun semua menyesuaikan harga makanan pokok yang akan dikonversikan, sehingga di setiap wilayah ketetapannya akan berbeda-beda. ,
Dasar hukum fidiah tertulis dalam surat Al Baqarah ayat 184 yang artinya:
'(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.'
Demikian penjelasan tentang cara menghitung fidyah puasa dengan uang. Pengetahuan dasar tersebut dapat dijadikan panduan umat Islam untuk menaati aturan agama dengan benar sesuai yang telah ditetapkan. (Dva)
Baca Juga: 5 Ide Parcel Lebaran untuk Orang Tua yang Sederhana Namun Berkesan
