Cara Menghitung Massa Jenis Benda dan Contoh Soalnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Massa jenis benda adalah pengukuran yang biasanya menggunakan satuan Kg/m3, Kg·m−3. Cara menghitung massa jenis benda pada dasarnya membutuhkan rumus yang telah ditentukan. Hal ini dapat ditemukan dalam pembelajaran Fisika pada umumnya.
Dikutip dari buku Fisika Kelompok Teknologi, Osa Pauliza (2008:134), massa jenis merupakan sebuah massa zat per satuan volume. Perhitungan ini digunakan untuk menunjukkan ukuran kelembaman yang dimiliki oleh suatu benda.
Cara Menghitung Massa Jenis Benda dan Contoh Soalnya
Massa jenis merupakan perhitungan pada suatu benda tiap satuan volumenya. Massa jenis juga dapat disebut sebagai perbandingan antara massa dengan volume benda.
Cara menghitung massa jenis benda sekitar adalah dengan menggunakan rumus berikut.
Massa jenis = massa/volume atau ρ = m/v
Keterangan:
ρ = massa jenis (kg/m³)
V = volume (m³)
m = massa (kg)
Adapun beberapa contoh soal yang bisa dipelajari adalah sebagai berikut.
Contoh Soal 1
Berapa masa jenis kayu yang dimiliki oleh Rama jika diketahui massanya seberat 20 kg dengan volume 10 m³?
Pembahasan:
Diketahui:
m = 20 kg
V = 10 m³
ρ = m/v
= 20 kg / 10 m³
= 1 kg/m³
Contoh Soal 2
Pak Romi adalah seorang pebisnis di bidang furnitur. Maka dari itu, ia harus memasok bahan dasar kayu yang diperlukan. Suatu hari ia memiliki sebuah kayu balok dengan panjang 2 m, lebar 5 m, tebal 2 m dan massa jenis 10.000 kg/m³. Hitung berat kayu tersebut
Pembahasan:
Diketahui:
V = p x l x t
V = 2 x 5 x 2
V = 20 m³
ρ = 10.000 kg/m³
Maka, m = ρ x V = 10.000 x 20 = 200.000 kg.
Contoh Soal 3
Sebuah balok dari baja memiliki massa 50 m³. Kemudian, diketahui juga memiliki massa jenis besi 20 kg/m³. Hitunglah volume balok dari baja tersebut!
Pembahasan:
Diketahui:
m = 50 m³
ρ = 20 kg/m³
Sehingga, volume balok tersebut adalah V = m/ρ = 50/20 =2,5 m³
Baca Juga: Hukum-hukum tentang Gas dalam Fisika
Cara menghitung massa jenis benda dalam ilmu fisika haruslah memiliki dua komponen, yaitu massa dan juga volume. Selain itu, penggunaan rumus seperti penjelasan di atas adalah hal juga penting untuk memudahkan menghitungnya. (NUM)
