Konten dari Pengguna

Cara Menghitung pH Asam dan Basa beserta Contoh Soalnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pH asam dan basa. Sumber: Unsplash/Julia Kobliz
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pH asam dan basa. Sumber: Unsplash/Julia Kobliz

Dalam mata pelajaran kimia, terdapat salah satu materi mengenai penghitungan pH asam dan basa. Senyawa asam basa dapat dikelompokkan berdasarkan kekuatannya, yaitu asam-basa kuat dan asam-basa lemah.

Suatu senyawa dikatakan bersifat asam jika mempunyai nilai pH yang lebih kecil daripada 7, dan senyawa basa mempunyai nilai pH yang lebih besar daripada 7. Terdapat berbagai contoh senyawa asam-basa yang dapat ditemukan di sekitar.

Cara Menghitung pH Asam dan Basa

Ilustrasi pH asam dan basa. Sumber: Unsplash/Hans Reniers

Mengutip buku Kimia 2 SMA kelas XI, Muchtaridi, dkk (2007:188), pH asam dan basa adalah kekuatan asam basa yang dinyatakan dengan angka. Terdapat beberapa cara untuk menghitung pH asam dan basa. Salah satunya menggunakan rumus. Berikut adalah beberapa cara menghitung pH asam dan basa.

1. Indikator Universal

Indikator universal, hasil dari kombinasi berbagai indikator, menunjukkan pH larutan melalui perubahan warna. Terdiri dari indikator kertas dan larutan yang masing-masing memiliki sifat unik.

2. Indikator Kertas (Indikator Stick)

Indikator kertas, berupa kertas serap, dilengkapi dengan peta warna pada setiap kemasannya. Penggunaannya simpel, di mana indikator dicelupkan ke dalam larutan yang akan diukur pH-nya, lalu dibandingkan dengan peta warna.

3. pH-Meter

pH-meter adalah alat untuk mengukur pH larutan yang dapat memberikan nilai pH secara langsung tanpa perlu analisis tambahan.

4. Menggunakan Rumus

Salah satu cara untuk menghitung pH asam dan basa adalah menggunakan rumus yang sudah ditentukan. Terdapat rumus dalam menghitung asam dan basa kuat. Berikut adalah rumus beserta keterangannya.

a. Rumus Perhitungan Asam Kuat

pH = -log [H+]

Keterangan:

  • [H+]: konsentrasi ion H+ dalam larutan.

  • pH: derajat keasaman.

  • log: logaritma basa-10.

b. Rumus Perhitungan Basa Kuat

pOH = -log [OH–]

Keterangan:

  • [OH–]: konsentrasi ion OH– dalam larutan.

  • pOH: derajat keasaman.

  • log: logaritma basa-10.

Contoh Soal pH Asam dan Basa

Ilustrasi pH asam dan basa. Sumber: Unsplash/Alex Kondratiev

Setelah memahami rumus dan cara menghitung pH asam dan basa. Agar lebih memahami materi asam dan basa. Terdapat beberapa contoh soal yang dapat diperhatikan. Berikut adalah beberapa contoh soal menghitung pH asam dan basa.

Contoh 1

Tentukan pH dari larutan HCl 0,01 M

Diketahui

HCl 0,01 M

Ma = 0,01 M = 10-2M

a = 1 (valensi asam dihitung dari jumlah atom H)

Ditanyakan: pH?

Jawab:

[H+] = Ma . a

= 10-2M . 1

= 10-2

pH = -log [H+]

= -log 10-2

= 2

Contoh 2

Tentukan pH dari Ca(OH)20,02 M.

Diketahui

Ca(OH)2 0,05 M

Mb = 0,05 M = 5 x 10-2M

b = 2

Ditanyakan: pH?

Jawab:

[OH–] = Mb . b

= 5×10-2M . 2

= 10×10-2

= 10-1

pOH = -log [OH–]

= -log 10-1

= 1

pH = 14 – pOH

= 14 – 1

= 13

Baca juga: Pengertian, Sifat beserta Contoh Asam dan Basa

Demikianlah penjelasan mengenai cara menghitung pH asam dan basa beserta dengan contoh soalnya. Dengan memahami contoh soal dan cara menghitung pH, diharapkan siswa dapat mengerjakan soal yang diberikan oleh guru dengan baik. (BAI)