Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Rasio (Perbandingan) dalam Matematika

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghitung rasio perbandingan. Sumber: pexels.com/KarolinaGrabowska.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghitung rasio perbandingan. Sumber: pexels.com/KarolinaGrabowska.

Cara menghitung rasio perbandingan diajarkan dalam matematika. Materi ini sangat berguna untuk menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari.

Contoh yang sering muncul adalah ketika mengeksekusi resep masakan yang lebih atau kurang dari satu takaran resep. Semua bahan dalam resep tersebut harus disesuaikan menggunakan perbandingan.

Ketahui Cara Menghitung Rasio Perbandingan

Ilustrasi cara menghitung rasio perbandingan. Sumber: pexels.com/KaterinaHolmes.

Perbandingan atau rasio adalah membandingkan dua atau lebih bilangan dalam besaran yang sama. Contohnya, dalam kelas ada 15 siswa laki-laki dan 20 perempuan. Maka perbandingannya adalah 15 : 20 atau dapat disederhanakan menjadi 3 : 4.

Sedangkan untuk menghitung perbandingan atau rasio ada 2 cara, yaitu senilai dan berbalik nilai. Untuk memahami konsep dan cara menghitung rasio perbandingan, berikut adalah pembahasannya.

1. Cara Menyatakan Perbandingan atau Rasio

Perbandingan atau rasio itu seperti pembagian atau pecahan, maka cara menyatakan perbandingan atau rasio adalah sebagai berikut:

  1. Menggunakan kata dari. Contohnya 2 dari 10 siswa yang mendapat beasiswa adalah perempuan.

  2. Menggunakan tanda bagi atau dua titik vertikal. Contohnya, 1 : 3.

  3. Menggunakan bentuk pecahan. Contohnya, 2/3.

2. Cara Menghitung Perbandingan atau Rasio Senilai

Dikutip dari Rumus Pintar Matematika SMP, Sandy Fahamsyah (2009:56), perbandingan senilai atau berbanding lurus adalah perbandingan yang jika nilai bilangan pertama makin besar maka nilai bilangan kedua juga semakin besar, dan sebaliknya.

Rumus: a/b = p/q → aq = bp.

Contoh:

Sebuah konveksi memerlukan 130 meter kain untuk membuat 40 potong baju. Jika tersedia 312 meter kain, berapa potong baju yang dapat dibuat?

Jawab:

a = 130 meter.

b = 312 potong.

p = 40 meter.

q = ?

a/b = p/q

130/312 = 40/q

130q = 12480

q = 12480 : 130 = 96 potong.

3. Cara menghitung Perbandingan atau Rasio Berbalik Nilai

Perbandingan berbalik nilai adalah perbandingan yang jika nilai bilangan pertama makin besar maka nilai bilangan kedua semakin kecil, dan sebaliknya.

Contoh:

Seorang pemborong bangunan memperkirakan dapat menyelesaikan pekerjaan selama 11 bulan dengan 96 pekerja. Jika dia diminta menyelesaikannya dalam 8 bulan, berapa tambahan pekerja yang dibutuhkan?

Jawab:

a = 11 bulan.

p = 96 pekerja.

b = 8 bulan.

q = 96 + q1 pekerja.

q1 = ?

Dengan asumsi jumlah pekerjaan sama, maka berlaku: ap = bq.

11.96 = 8(96 + q1).

1056 : 8 = 96 + q1.

q1 = 132 - 96 = 36 pekerja.

Cara menghitung rasio perbandingan merupakan salah satu materi matematika dasar yang sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari. (lus)

Baca juga: Pengertian Kalimat Matematika dan Contohnya