Cara Mengukur Kekuatan Magnet Berdasarkan Ilmu Fisika

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat sejumlah cara mengukur kekuatan magnet. Pengukuran ini umumnya dilakukan untuk melihat seberapa besar kekuatan yang dimiliki sebuah magnet.
Magnet sendiri merupakan salah satu materi yang dipelajari dalam ilmu fisika. Materi ini erat kaitannya dengan kutub bumi dan gaya tarik-menarik.
Mengenal Magnet Berdasarkan Ilmu Fisika
Sebelum membahas lebih jauh tentang cara mengukur kekuatan magnet, sebaiknya pahami lebih dulu tentang magnet itu sendiri.
Dikutip dari Buku Pintar Fisika SMP untuk Kelas 1, 2, 3, Joko Untoro (2007:235), magnet adalah kemampuan suatu benda untuk menarik benda-benda lain yang berada di sekitarnya.
Setiap magnet pasti memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Jika kutub-kutub sejenis disatukan maka akan terjadi tolak-menolak. Sebaliknya, jika kutub-kutub tidak sejenis disatukan maka akan terjadi tarik-menarik.
Magnet dapat bersifat permanen, terbentuk secara alami, maupun elektromagnet. Elektromagnet maksudnya magnet diciptakan dengan arus listrik melalui lilitan kabel yang membaluti inti besi.
Baca juga: 2 Jenis Kutub Magnet beserta Pengertian dan Sifatnya
Cara Mengukur Kekuatan Magnet
Terdapat 3 cara yang dapat dilakukan untuk mengukur kekuatan magnet. Agar lebih paham, berikut ulasannya.
1. Menentukan Faktor yang Memengaruhi Kekuatan Medan Magnet
Kekuatan magnet dapat ditentukan dari melihat faktor dari magnet tersebut. Faktor yang dilihat dapat dari karakteristik, bahan pembuat magnet, jumlah lilitan dalam kumparan elektromagnet, dan memeriksa arus yang mengalir melalui kumparan elektromagnetik.
Karakteristik yang memengaruhi kekuatan medan magnet dapat berupa kekuatan medan, kepadatan fluks magnetis residual, koefisien suhu kepadatan fluks magnetis residual, dan suhu operasional maksimum.
Bahan dasar magnet juga memengaruhi kekuatan medan magnet yang dimiliki. Beberapa bahan pembuat magnet dapat berasal dari boron, kobalt, alnico, dan magnet keramik.
Untuk faktor jumlah lilitan dalam kumparan elektromagnet dapat dilihat dari banyaknya lilitan. Semakin banyak lilitannya, semakin besar kekuatan medan magnetnya.
Adapun untuk arus yang mengalir melalui kumparan elektromagnetik dapat dilihat dari besaran arusnya menggunakan multimeter. Semakin kuat arusnya, semakin kuat pula medan magnet yang dihasilkan.
2. Menguji Jangkauan Medan Magnet dengan Klip Kertas
Pada dasarnya, semakin banyak klip keras yang tersangkut pada magnet, semakin kuat kekuatan magnetnya. Pengujian ini dapat dilakukan dengan cara berikut.
Buat penahan untuk magnet batang. Penahan bisa dibuat dengan penjepit jemuran yang direkatkan pada cangkir stirofoam yang sudah dijungkirkan.
Bengkokkan klip kertas menjadi kait.
Tempelkan satu klip kertas yang bengkok pada salah satu kutub magnet hingga bagian kait menggantung bebas. Gantung klip kertas pada kait, lalu teruskan menggantung klip kertas satu per satu ke kait hingga berat klip kertas menjatuhkan kait.
Catat jumlah klip kertas yang menyebabkan kait jatuh.
Rekatkan selotip penutup pada magnet batang, lalu gantung klip kertas kembali.
Tambahkan klip kertas pada kait sampai jatuh dari magnet, lalu catat berapa banyak klip yang dibutuhkan untuk menjatuhkan kait.
Ulangi langkah sebelumnya beberapa kali dengan lebih banyak selotip penutup. Setiap kali selotip ditambahkan, klip yang dibutuhkan untuk menjatuhkan kait akan semakin sedikit.
3. Menggunakan Gaussmeter
Gaussmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur medan magnet yang ada pada suatu benda. Alat ini dapat digunakan dengan cara berikut.
Atur voltase pada Gaussmeter dengan maksimum sebesar 10 volt DC.
Baca tampilan voltase dengan meter menjauhi magnet.
Sentuhkan sensor meter pada salah satu kutub magnet.
Catat voltase baru yang didapat, lalu tentukan selisih antara voltase awal dan baru.
Bagi hasil selisih dengan nilai sensitivitas sensor. Hasil dari pembagian ini adalah nilai kekuatan medan magnet dalam gauss.
Sekian penjelasan mengenai cara mengukur kekuatan magnet berdasarkan ilmu fisika. Semoga ulasan di atas dapat meningkatkan pemahaman seputar hal yang harus dilakukan untuk mengetahui kekuatan sebuah magnet. (YAS)
