Cara Mengurutkan Bilangan Desimal beserta Contoh Soalnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Para siswa sering kali dibuat bingung dengan cara mengurutkan bilangan desimal. Padahal asalkan memahami konsep serta sering berlatih soal, mengurutkan bilangan desimal sebenarnya adalah hal yang cukup mudah.
Bilangan desimal sendiri merupakan salah satu materi yang diajarkan pada mata pelajaran matematika. Materi tersebut dalam bagian jenis-jenis bilangan.
Cara Mengurutkan Bilangan Desimal
Dikutip dari buku Matematika SD: Ringkasan Teori-Latihan Soal & Pembahasan-Evaluasi, Istiqomah (2007:8), bilangan desimal adalah suatu pecahan yang penyebutnya merupakan perpangkatan dari bilangan 10. Penulisan suatu pecahan desimal selalu menggunakan tanda koma (,).
Bilangan desimal juga diartikan sebagai angka yang berada di belakang koma dan merupakan cara untuk menuliskan bilangan tidak utuh atau bilangan yang mengandung pecahan.
Istiqomah (2007:8) menjelaskan bahwa nilai tempat suatu angka pada bilangan desimal menunjukkan nilai satuan, persepuluhan, perseratusan, dan seterusnya. Agar lebih paham, berikut contohnya:
Pada bilangan 2,356 menunjukkan:
Angka 2 yang menempati tempat satuan, bernilai 2
Angka 3 yang menempati tempat persepuluhan, bernilai 0,3
Angka 5 yang menempati tempat perseratusan, bernilai 0,05
Angka 6 yang menempati tempat perseribuan, bernilai 0,006
Adapun cara mengurutkan bilangan desimal yang paling mudah adalah dengan mengurutkan dari tempat satuan atau bagian depan terlebih dahulu.
Jika ada bilangan satuan yang sama, kemudian pengurutan dilanjutkan dengan bilangan persepuluhan, perseratusan, dan perseribuan.
Sebagai contoh, terdapat urutan bilangan desimal sebagai berikut.
0,756; 1,342; 0,056; 3,240; 0,600
Angka 3,240 berada di urutan paling depan karena bilangan satuannya paling besar, yaitu 3.
Angka 1,342 berada di urutan kedua karena bilangan satuannya lebih kecil dari angka 3, yaitu 1.
Terdapat tiga buah bilangan dengan bilangan satuannya 0. Karena itu, pengurutan dilanjutkan dengan persepuluhannya.
Angka 0,756 berada di urutan ketiga karena persepuluhannya paling besar, yaitu 7.
Angka 0,600 berada di urutan keempat karena persepuluhannya lebih kecil dari 7, yaitu 6.
Terakhir angka 0,056 berada di urutan terakhir karena bilangan satuan dan persepuluhannya paling kecil dari angka-angka lainnya.
Sehingga urutan bilangan desimal dari paling besar hingga paling kecil adalah 3,240; 1,342; 0,756; 0,600; 0,056.
Baca juga: Cara Mengubah Bentuk Pecahan Menjadi Desimal dan Sebaliknya
Contoh Soal Bilangan Desimal
Agar lebih mudah dalam memahami cara mengurutkan bilangan desimal, berikut contoh soal yang bisa dijadikan bahan untuk belajar yang dikutip dari buku Tematik Tema 2: Persatuan dalam Perbedaan untuk Kelas 6 SD/MI, Hermawan (2021:75).
Aisyah menggunakan pita sepanjang 0,5 meter, Zahra menggunakan pita 0,25 meter, dan Hanum menggunakan pita sepanjang 1,2 meter. Urutkan anak yang menggunakan pita mulai dari yang terpendek berdiri paling depan.
Jawaban:
Berdasarkan bilangan satuan, 1,2 meter berada di urutan paling terakhir. Adapun berdasarkan bilangan persepuluhan antara 2 pita lainnya, 0,5 meter lebih besar daripada 0,25 meter.
Karena itu, urutan pita mulai dari yang terpendek dan berdiri paling depan adalah Zahra dengan 0,25 meter, Aisyah dengan 0,5 meter, dan Hanum dengan 1,2 meter.
Itulah penjelasan mengenai cara mengurutkan bilangan desimal beserta contoh soalnya. Semoga ulasan ini membantu dalam pemahaman materi bilangan desimal. (YAS)
