Konten dari Pengguna

Cara Menulis Lambang Unsur dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menulis lambang unsur. Sumber: Pixabay / PAVM
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menulis lambang unsur. Sumber: Pixabay / PAVM

Unsur adalah zat murni yang sudah tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa. Setiap unsur memiliki lambang dan cara menulis lambang unsur telah dilakukan sejak zaman Mesir kuno.

Adapun tujuan pemberian lambang unsur adalah agar lebih mudah mengenali dan membedakan antara satu unsur dengan unsur lainnya.

Cara Menulis Lambang Unsur

Ilustrasi lambang unsur kimia. Sumber: Pixabay / N-region

Pada zaman Alkimia, yaitu sekitar tahun 2-7 Masehi, lambang unsur masih berupa gambar. Jadi, masing-masing unsur memiliki gambar sebagai simbolnya.

Namun, karena penemuan demi penemuan membuat pengetahuan mengenai unsur terus mengalami perkembangan, pemberian lambang dengan gambar pun dirasa menyulitkan.

John Dalton pun kemudian menuliskan lambang unsur dengan bulatan-bulatan (lingkaran) yang diberi tanda khusus sebagai simbol masing-masing unsur. Akan tetapi, lama-kelamaan, John Dalton pun mengalami kesulitan.

Akhirnya, pada tahun 1779 – 1848, seorang ahli kimia berkebangsaan Swedia, John Jacob Berzelius, menuliskan lambang unsur yang bisa diterima dan lebih mudah diingat.

Beginilah cara penulisan lambang unsur menurut Berzelius seperti dikutip dari buku Kimia untuk SMA/MA Kls X, Suyatno dkk, (halaman 83).

1. Huruf Pertama Nama Latinnya

Unsur dinyatakan dengan huruf pertama nama latinnya dan ditulis menggunakan huruf kapital.

Contoh penulisan lambang unsur sesuai aturan pertama tersebut, antara lain:

  • B untuk Boron

  • C untuk Karbon

  • N untuk Nitrogen

  • O untuk Oksigen

  • F untuk Flourin

  • P untuk Fosfor

  • S untuk Sulfur

  • K untuk Kalium

  • U untuk Uranium

2. Huruf Pertama Kapital dan Huruf Kecil di Belakang Huruf Pertama

Jika huruf terdepan sama, maka ditulis dengan huruf pertama (huruf kapital) dan sebuah huruf kecil dari huruf yang ada di belakang huruf pertama nama latinnya.

Contoh penulisan lambang unsur yang sesuai dengan aturan tersebut, antara lain:

  • Na untuk Natrium

  • Ni untuk Nikel

  • Ne untuk Neon

  • Np untuk Neptunium

  • Mg untuk Magnesium

  • Mn untuk Mangan

  • Mo untuk Molibdenum

  • Al untuk Alumunium

  • Au untuk Aurum

  • Ag untuk Argentum

Hingga saat ini, cara menulis lambang unsur seperti yang diajarkan oleh Berzelius tersebut masih dipakai.

Baca juga: Tabel Periodik Unsur: Pengertian dan Sifat-Sifatnya

Demikianlah penjelasan mengenai cara menulis lambang unsur kimia beserta contoh-contohnya. Semoga bermanfaat dan semakin menambah wawasan. (ARN)