Cara Menyelesaikan Rasio dengan Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi mengenai perbandingan atau rasio menjadi salah satu materi penting dalam pelajaran Matematika. Oleh karena itulah, informasi mengenai cara menyelesaikan rasio dengan operasi hitung perkalian dan pembagian sangat dibutuhkan.
Cara tersebut akan bermanfaat jika diterapkan dengan baik. Sebab, cara tersebut akan sangat mempermudah dalam menjawab beberapa soal. Namun, sayangnya masih banyak orang yang belum memahami materi yang satu ini.
Pengertian Rasio dalam Matematika
Rasio dapat disebut juga dengan perbandingan. Dalam kehidupan sehari-hari, rasio dapat digunakan untuk membandingkan besaran suatu obyek dengan obyek yang lainnya.
Besaran obyek yang dimaksud yaitu berupa panjang, waktu, massa, kecepatan, banyak benda, tinggi badan dan sebagainya. Perbandingan atau rasio dapat dinyatakan dengan tiga cara, yaitu
Pecahan
Bilangan yang dipisahkan oleh tanda titik dua (:), contohnya seperti (3:4)
Bilangan yang dipisahkan oleh kata dari, contohnya seperti 3 dari 4
Cara Menyelesaikan Rasio dengan Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian
Dalam materi perbandingan, Mengutip dari buku 1500 Soal Matematika UAS SD 08, (hal 7), ada beberapa cara menyelesaikan rasio dengan operasi hitung perkalian dan pembagian, yaitu sebagai berikut.
1. Menentukan Rasio atau Perbandingan Senilai
Perbandingan dua besaran jika nilai suatu besaran meningkat, maka nilai besaran yang lain juga akan meningkat. Ketika suatu besaran menurun, maka nilai besaran yang lain juga menurun.
Berdasarkan tabel di atas, P & Q adalah dua besaran yang dibandingkan. Jika meningkat, maka Q juga akan meningkat atau sebaliknya. Jika P menurun, maka Q juga akan menurun.
Berikut adalah rumus yang bisa digunakan.
P1 : P2 = Q1 : Q2 atau P1/P2 : Q1/Q2 atau P1 x Q2 = P2 x Q1
Contoh Soal:
Pak Heru digaji Rp360.000 selama 3 jam untuk memberikan pelajaran tambahan. Jadi, kapan waktu Pak Heru untuk memperoleh gaji tambahan jika beliau ingin mendapatkan gaji Rp7.200.000?
Jawaban:
Menggunakan konsep perbandingan senilai:
360.000x = 3 x 7.200.000
360.000x = 21.600.000
x = 60
Jadi, gaji pak Heru sebesar Rp7.200.000 akan diberikan di hari ke 60.
2. Menentukan Perbandingan Berbalik Nilai
Perbandingan berbalik nilai merupakan perbandingan dua besaran jika nilai suatu besaran meningkat. Berikut adalah rumus yang bisa digunakan.
P1 : P2 = Q1 : Q2 atau P1/P2 : Q1/Q2 atau P1 x Q1 = P2 x Q2
Contoh Soal:
Seorang pedagang memperoleh modal dari seorang investor yaitu sekitar Rp100.000.000. Pedagang tersebut membagi keuntungan sesuai perbandingan antara pedagang dan investor, yaitu 2:1.
Lalu, berapa masing-masing keuntungan yang akan diperoleh oleh keduanya?
Jawaban:
Diketahui:
Keuntungan pedagang: Rp50.000.000
Perbandingan 2:1
Total perbandingan keseluruhan = 2+1 = 3
Pengusaha = 2/3
Investor = 1/3
Hasil = (perbandingan x / total perbandingan) x total hasil keuntungan pedagang
Pedagang : 2/3 dari Rp50.000.000 = Rp33.333.000
Investor = 1/3 dari Rp50.000.000 = Rp16.600.000
Jadi, seorang pedagang tersebut akan memperoleh Rp33.333.000, sedangkan seorang investor akan memperoleh Rp16.600.000
Baca juga: Cara Menentukan Rasio Satuan dalam Matematika
Cara menyelesaikan rasio dengan operasi hitung perkalian dan pembagian di atas penting untuk dipahami. Pemahaman tersebut sangat berguna ketika ingin mempelajari mata pelajaran Matematika secara mendalam. (NFA)
