Cara Menyiram Anggrek Media Arang dengan Tepat

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menyiram anggrek media arang membutuhkan perhatian khusus. Untuk melakukannya, siram anggrek saat media arang mulai mengering, biasanya 2-3 kali dalam seminggu, dan gunakan air bersuhu ruangan (tidak terlalu panas atau dingin) untuk menjaga kesehatan tanaman.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Bagaimana Cara Menyiram Anggrek Media Arang agar Tidak Overwatering?
Menyiram anggrek yang ditanam di media arang perlu teknik khusus agar akar tetap lembap tanpa risiko pembusukan dan media tetap sehat. Berikut adalah cara menyiram anggrek media arang untuk dijadikan panduan.
Gunakan air dengan suhu ruang, tidak terlalu dingin maupun panas.
Siram tanaman dengan air tersebut secukupnya. Frekuensi bisa disesuaikan tergantung kondisi kelembapan media, jika musim kemarau bisa 2-3 kali seminggu saat pagi hari.
Tempatnya pot anggrek yang berisi media arang di bawah aliran air dari keran hingga air benar-benar keluar dari luang drainase pot.
Siram ke akar anggrek, jangan langsung mengarah ke daunnya.
Setelah penyiraman, biarkan pot mengalir selama sekitar 15 menit agar air berlebih keluar dari media. Jangan biarkan air menggenang.
Periksa kelembapan media dengan mengangkat pot, jiak terasa ringan, dan media kering, berarti perlu disiram lagi.
Tips Penting agar Anggrek Tidak Busuk
Dikutip dari Buku Kompeten Berbahasa Indonesia, Asep Ganda Sadikin dkk, (hal. 179), anggrek adalah salah satu tanaman hias yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, karena bentuk dan warna bunga yang menarik serta sebagai bunga potong yang tahan lama.
Agar anggrek tidak busuk saat menggunakan media tanam, simak tips pentingnya berikut ini.
Pilih bibit anggrek berkualitas. Gunakan bibit yang sehat dengan ciri daun hijau cerah, panjang, dan lebar.
Pastikan akar anggrek juga dalam keadaan sehat tidak busuk dan tidak keluar dari pot.
Hindari bibit yang terkena hama untuk mencegah penularan.
Sterilkan arang kayu dan pecahan batu bata terlebih dahulu, dengan merebus dan mengeringkannya. Media arang yang steril dapat mengurangi risiko jamur dan bakteri penyebab busuk akar.
Isi pot dengan batu bata di dasar sebagai pemberat dan arah di bagian atas media tanam.
Penyiraman pertama dilakukan setelah tanaman sekitar 5 hari setelah tanam.
Pada musim hujan, kurang frekuensi penyiraman untuk mencegah kelembapan berlebih pemicu pembusukan.
Jangan membiarkan air tergenang di dalam pot, karena dapat menyebabkan busuk.
Gunakan pupuk yang diformulasikan khusus untuk anggrek, semprotkan pada daun. Pemukukan dapat dilakukan seminggu sekali.
Pastikan sisa air di pot dapat mengalir dengan baik agar tidak tergenang.
Kesimpulan
Menyiram anggrek yang ditanam di media arang membutuhkan perhatian khusus. Siram anggrek yang sudah benar-benar kering sebelum disiram ulang.
Siram dengan air suhu ruang. Siram sampai air mengalir dari bawah pot, dan biarkan tiris dengan baik.
Sesuaikan frekuensi penyiraman, biasanya musim panas 2-3 kali seminggu, sedangkan musim hujan atau lembap 1-2 kali seminggu saja.
Demikian tata cara menyiram anggrek media arang untuk panduan. Semoga cara dan tips di atas dapat membantu membuat pohon anggrek tumbuh sehat, dan bunganya indah mekar lebih lama. (ERI)
Baca juga: Cara Menghilangkan Semut pada Tanaman Anggrek tanpa Merusaknya
