Cara Merawat Cengkeh di Musim Kemarau agar Tetap Hidup

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cengkeh merupakan salah satu tanaman yang tidak tahan terhadap kekeringan. Oleh karena itu cara merawat cengkeh di musim kemarau agar tetap hidup menjadi informasi penting salah satunya dengan melakukan penyiraman secara rutin terutama di sore hari.
Daftar Isi
Daftar Isi

Daftar Isi
Informasi Cara Merawat Cengkeh di Musim Kemarau agar Tetap Hidup
Tanaman cengkeh membutuhkan tanah yang lembap, terutama pada awal pertumbuhan. Untuk itu, menjaga tanaman cengkeh di musim kemarau sangatlah penting supaya tanaman ini bisa tetap hidup. Cara merawat cengkeh di musim kemarau yaitu:
Penyiraman Rutin: Siram secara rutin terutama di sore hari. Idealnya 2-3 kali sehari.
Pemupukan yang Cukup: Cara pemupukan cengkeh dilakukan dua kali dalam setahun, yaitu pada awal musim hujan dan awal musim kemarau.
Periksa pH Tanah: Jika pH tanah rendah, tambahkan kapur dolomit untuk menetralkan keasaman.
Pengendalian Gulma: Pastikan lahan tempat cengkeh ditanam bersih dari gulma atau tanaman pengganggu, karena gulma bisa menyerap nutrisi dan air yang seharusnya untuk tanaman cengkeh.
Cara Menjaga Kelembapan Tanah di Sekitar Pohon Cengkeh Saat Kemarau
Kelembapan tanah di sekitar pohon cengkeh saat kemarau bisa terjaga dengan pemberian mulsa, penyiraman teratur, atau penanaman tanaman penutup tanah.
Dikutip dalam buku Petunjuk Praktis Menanam Cengkeh oleh Neni Suhaeni (2023:40) tanaman penutup tanah yang paling bagus untuk cengkeh yaitu Psophocarpus dan Flemingia.
Tanda-tanda Cengkeh Mengalami Stres Akibat Musim Kemarau
Tanaman cengkeh yang mengalami stres akibat musim kemarau bisa menunjukkan beberapa gejala, di antaranya yaitu:
Daunnya layu, menguning, atau bahkan daun cengkeh rontok sebelum waktunya.
Pertumbuhan tanaman bisa terhambat.
Bunga atau buah cengkeh bisa gugur.
Tanaman juga lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit.
Apa Penyebab Utama Cengkeh Mati Saat Musim Kemarau dan Bagaimana Mencegahnya?
Penyebab utama kematian tanaman cengkeh saat musim kemarau adalah kekurangan air akibat kekeringan serta serangan hama dan penyakit. Dengan begitu petani harus menyiram secara teratur dan melakukan sanitasi kebun dan memberikan pestisida sesuai takaran.
Adakah Varietas Cengkeh yang Tahan Terhadap Musim Kemarau Panjang?
Cengkeh secara umum membutuhkan iklim yang panas dengan curah hujan yang cukup dan teratur. Tanaman ini tidak tahan terhadap kekeringan yang berkepanjangan. Dengan begitu, tidak ada varietas cengkeh yang sepenuhnya tahan terhadap musim kemarau panjang.
Kesimpulan
Terdapat sejumlah cara merawat cengkeh di musim kemarau supaya tanaman tetap hidup yaitu penyiraman rutin, pemupukan yang tidak berlebihan, pemeriksaan pH tanah, dan pengendalian gulma.
Tanda-tanda tanaman cengkeh stres akibat musim kemarau di antaranya daunnya layu, menguning, rontok; pertumbuhan terlambat; bunga dan buah berguguran; rentan terhadap serangan hama dan penyakit.
Kurangnya air serta hama dan penyakit yang menyerang tanaman cengkeh menjadi penyebab utama tanaman tersebut mati di musim kemarau.
Tidak ada varieas cengkeh yang tahap terhadap musim kemaru panjang. (MRZ)
Baca juga: Cara Merawat Tanaman Hias Agar Tetap Subur dan Sehat
