Cara Penanggulangan Cedera Olahraga dengan Metode RICER

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara penanggulangan cedera olahraga wajib diketahui bagi yang sering olahraga. Yang jarang olahraga juga tak ada salahnya menguasai cara-cara tersebut agar bisa menolong diri sendiri dan menolong orang lain.
Cara penanggulangan yang salah dapat menyebabkan cedera makin parah dan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh. Untuk itu, masyarakat perlu mengetahui metode RICER agar bisa mempraktikkan cara penanggulangan yang benar.
Cara Penanggulangan Cedera Lutut
Dikutip dari Implemantasi Ilmu Keolahragaan dalam Perkembangan Olahraga Disabilitas Indonesia, Arimbi dan Kawan-kawan (2022:76), cedera olahraga adalah cedera yang terjadi pada sistem otot dan rangka tubuh selama berolahraga.
Cedera yang sering terjadi adalah cedera otot, terkilir, cedera punggung hingga patah tulang. Penyebabnya bisa karena kurang pemanasan, salah gerak atau kecelakaan.
Agar tidak makin parah, cara penanggulangan cedera yang benar adalah menggunakan metode RICER, yaitu Rest, Ice, Compression, Elevation dan Referral. Berikut penjelasan selengkapnya.
Rest atau Istirahat
Atlet wajib diistirahatkan dahulu setelah cedera meski tampak baik-baik saja. Dengan istirahat, atlet dapat menenangkan diri dulu dan memeriksa kondisi fisik dengan lebih teliti.
Jika ditemukan cedera yang lebih serius dapat dilakukan penanganan yang tepat agar tidak bertambah parah. Misalnya jika ditemukan cedera lutut, maka atlet tidak boleh dipaksa berjalan.
Ice atau Es
Salah satu tanda cedera adalah bagian tubuh yang memar. Memar juga merupakan tanda pendarahan di dalamnya. Atlet akan sangat kesakitan. Untuk mengurangi rasa sakit, kompres bagian yang memar dengan es.
Compression atau Pembalutan
Langkah ini bisa disebut juga kompresi atau pembebatan. Ini dilakukan pada bagian yang bengkak untuk mencegah pembengkakan lebih lanjut. Bagian yang memar akan ditekan agar darahnya kembali ke pembuluh darah.
Biasanya atlet akan merasa lebih nyaman setelah dibebat karena dapat mengurangi rasa sakit. Pembebatan dilakukan dengan perban, terutama perban yang elastis agar tidak terlalu ketat.
Elevation atau Elevasi
Caranya adalah dengan menaikkan bagian yang cedera lebih tinggi dari hati dan jantung. Ini untuk mengurangi aliran darah ke bagian yang cedera dan mengurangi rasa sakit.
Referral atau Rujukan
Ada metode penanggulangan cedera yang hanya sampai elevasi sehingga singkatannya adalah RICE. Namun jika cedera tersebut cukup serius, maka harus ditambah R atau referral, yaitu dirujuk ke dokter atau fisioterapis sebelum terlambat.
Baca juga: Pengertian Terkilir dan Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan
Itulah cara penanggulangan cedera dengan metode RICER untuk mencegah cedera lebih lanjut dan mempercepat penyembuhan. Niat baik belum tentu hasilnya baik jika caranya keliru. Menolong orang yang cedera harus dengan cara yang benar. (lus)
