Konten dari Pengguna

Cara Perhitungan Dosis Rumus Young dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rumus Young, foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rumus Young, foto: pixabay

Rumus young merupakan persamaan yang digunakan dalam melakukan perhitungan dosis obat pediatrik, yang didasarkan oleh usia dari pasien dan dosis dewasa yang sudah diketahui. Ketepatan dosis dalam memberikan obat untuk pasien sangatlah penting.

Dikarenakan hal tersebut sangat berhubungan dengan kesembuhan dari pasien. Terutama pada anak-anak dan bayi.

Dibandingkan pada orang dewasa, pada usia tersebut mempunyai fungsi fisiologis yang kurang lengkap. Hal ini karena organ-organ tubuh serta susunan syarafnya masih labil dan fungsinya belum sempurna.

Pengertian dan Rumus Young

Ilustrasi Rumus Young, foto: pixabay

Dikutip dari buku Farmestika Dasar, Erindyah (2021:38), rumus young merupakan rumus untuk menghitung dosis obat yang dipakai pada anak dengan usia kurang dari 8 tahun. Dosis adalah jumlah dari obat yang akan diberikan pada pasien, dengan menggunakan satuan berat, isi atau unit.

Agar tidak dapat mengakibatkan efek toksik, maka ketepatan dosis dalam memberikan obat pada pasien sangat penting untuk dievaluasi, agar dapat menjamin tercapainya efek terapi yang diinginkan.

Dosis obat bisa ditunjukkan menggunakan satuan bobot (mg, gram), volume (ml, cc, tetes), serta konsentrasi (%, mg/ml, mg/100 ml). Di mana dosis obat dibedakan dalam beberapa macam. Di antaranya, yaitu:

  • Dosis minimal adalah jumlah paling kecil yang dibutuhkan penderita dalam satu kali minum.

  • Dosis terapi atau dosis lazim (DL) merupakan rentang dari banyaknya jumlah obat yang diberikan pada penderita dalam satu kali atau sehari pemberian.

  • Dosis maksimal (DM) adalah petunjuk dari batas maksimal jumlah obat yang bisa diberikan kepada pasien.

  • Dosis toksik mempunyai jumlah yang melebihi dari dosis maksimal. Hal tersebut dapat mengakibatkan terjadinya keracunan obat pada pasien.

Untuk dapat menghitung dosis obat memakai rumus young secara tepat, dapat menggunakan rumus sebagai berikut.

DA = (n / n+12) x DD

Keterangan:

  • n = usia anak dalam tahun

  • DD = Dosis dewasa

Cara Menghitung Dosis Rumus Young pada Kasus Tertentu

Ilustrasi Rumus Young, foto: pixabay

Untuk dapat lebih memahami mengenai rumus young, berikut adalah beberapa contoh perhitungan dosis obat dalam kasus tertentu.

1. Terdapat anak-anak dengan usia 5 tahun mengalami dema tinggi selama 1 hari, kemudian diresepkan oleh dokter mendapatkan obat paracetamol dengan dosis dewasa 20 mg. Sehingga berapa dosis yang tepat diberikan untuk anak tersebut?

Pembahasan:

Diketahui:

n = 5 tahun

DD = 20 mg

Ditanya:

DA= ?

Jawab:

DA = (n / n+12) x DD

= (5 / 5+12) x 20 mg

= 5,9 mg

Jadi, jumlah dosis yang dapat diberikan kepada anak tersebut sebanyak 5,9 mg setiap 1 kali pemberian.

2. Anak-anak yang berusia 4 tahun sedang mengalami demam tinggi, kemudian oleh dokter diresepkan obat paracetamol dengan dosis dewasa 10 mg. Berapakah dosis yang tepat diberikan untuk anak tersebut?

Pembahasan:

Diketahui:

n = 4 tahun

DD = 10 mg

Ditanya:

DA= ?

Jawab:

DA = (n / n+12) x DD

= (4 / 4+12) x 10 mg

= 2,5 mg

Jadi, jumlah dosis yang dapat diberikan kepada anak tersebut sebanyak 2,5 mg setiap 1 kali pemberian.

Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Tanaman Obat dan Manfaatnya

Penggunaan rumus young dalam perhitungan dosis obat dikhususkan untuk anak yang berusia di bawah 8 tahun. Penentuan dosis harus dilakukan secara tepat, agar tidak menimbulkan efek yang dapat membahayakan pasien. (PAM)