Cartwheel: Manfaat, Teknik Dasar dan Kesalahan yang Sering Dilakukan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cartwheel adalah gerakan meroda yang dilakukan dalam senam lantai. Gerakan ini terlihat menantang dan seru sehingga pesenam selalu melakukannya dalam kompetisi.
Namun demikian, cartwheel sangat berbahaya bagi yang tidak terlatih. Kecelakaan sering terjadi. Pemahaman tentang teori yang benar dan mempratikkannya dalam latihan yang intensif akan membuat seseorang mampu melakukan cartwheel tanpa cedera.
Cartwheel adalah Gerakan Meroda
Dikutip dari Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk SMA Kelas XI, Moh. Gilang (2007:72), cartwheel adalah gerakan meroda dalam senam lantai yang disebut juga radschlag. Senam lantai adalah salah satu cabang olahraga yang banyak digemari.
Manfaat menguasai gerakan meroda atau cartwheel adalah:
Melatih koordinasi anggota badan agar dapat melakukan gerakan secara bersamaan atau simultan dengan benar.
Melatih kekuatan otot tangan dan kaki.
Membentuk postur tubuh yang atletis.
Melatih keseimbangan tubuh.
Menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan, terutama untuk melancarkan aliran darah.
Teknik Dasar Cartwheel
Sebelum latihan fisik, berikut adalah teknik dasar cartwheel yang harus dipahami lebih dulu:
Rentangkan tangan setinggi bahu dan lebarkan jarak kedua kaki.
Pindahkan berat badan pada kaki kiri dengan momentum gerak pinggang yang dilipat.
Ayunkan tungkai kanan ke kanan terus lurus ke atas.
Tangan kiri menumpu pada jari tangan searah dengan menghadap punggung. Tarik kepala ke belakang untuk menjaga keseimbangan.
Tungkai kiri mengikuti tungkai kanan denga berat badan pada tangan kiri.
Tangan kanan menumpu lalu dilanjutkan dengan gerakan tangan kanan sampai mendarat.
Tangan kiri mengikuti tangan kanan, lalu tungkai kiri mendarat dengan kaki mengangkang dan lengan terentang ke samping.
Kesalahan CartWheel yang Sering Dilakukan
Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pesenam pemula. Jika bisa dihilangkan, pemula tersebut akan terhindar dari cedera dan dapat meningkat menjadi atlet senam yang terampil. Berikut adalah kesalahan-kesalahan dalam melakukan cartwheel tersebut:
Lemparan kaki kurang kuat.
Lembaran kaki mengarah ke depan, seharusnya lurus ke atas.
Penampatan tangan kurang melebar.
Kedua siku dalam posisi bengkok.
Badan kurang melenting.
Kepala kurang menengadah ketika kedua tangan bertumpu pada lantai.
Kaki terakhir mendarat terlalu rapat dengan kaki sebelumnya.
Baca juga: Pengertian Senam lantai dan Contoh Gerakannya
Demikianlah penjelasan bahwa cartwheel adalah gerakan meroda. Melakukan gerakan meroda yang benar akan menyehatkan tubuh, menambah keterampilan dan menghindarkan diri dari bahaya cedera. (lus)
