Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Alat Musik Tradisional di Indonesia dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri Alat Musik Tradisional, foto:pixaby
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri Alat Musik Tradisional, foto:pixaby

Indonesia mempunyai ciri-ciri alat musik tradisional yang sifatnya khas. Hal tersebut karena memberikan cerminan akan kebudayaan sebuah etnis ataupun masyarakat. Pada umumnya, alat musik tersebut dijadikan sebagai sarana upacara adat, hiburan, serta pengiring tari-tarian.

Terdapat berbagai contoh alat musik tradisional, seperti gong, kecapi, rebab, dan bonang. Berbagai alat musik tersebut berasal daerah yang berbeda-beda. Karena Indonesia sangat banyak mempunyai seni dan budaya.

Mengetahui Ciri-ciri Alat Musik Tradisional

Ilustrasu Ciri-ciri Alat Musik Tradisional, foto:pixaby

Dikutip dari buku Wahana Ilmu Pengetahuan Sosial, Sigit, dkk (2002:85), ciri-ciri alat musik tradisional dapat dilihat dari beberapa segi, seperti bentuk, bahan, dan cara atau teknik memainkannya.

Selain itu, alat musiknya mempunyai identitas yang unik dan kuat, serta mengandung arti dan simbolisme pada kehidupan masyarakat di Indonesia. Alat musik tradisional menjadi alat yang dipakai dalam menghasilkan musik dengan tujuan yang diharapkan.

Contohnya dipakai untuk sarana keagamaan, upacara budaya, hiburan, pengiring tarian, serta sarana ekonomi. Adapun ciri-ciri alat musiknya adalah sebagai berikut.

1. Bahan Baku dari Daerah Lokal

Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan alat musik tradisional, dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar di setiap daerah. Seperti gendang yang terbuat dari kulit kerbau dan angklung dari bambu.

2. Cara Memainkannya Unik

Setiap alat musik tradisional mempunyai teknik yang khusus dan unik untuk memainkannya dan harus dipelajari secara khusus dan dikuasai. Karena tidak hanya memakai gerakan fisik, tetapi juga harus dimainkan dengan kepekaan dan perasaan secara mendalam.

Seperti memainkan suling harus memakai teknik melengking atau pada alat kendang, harus menguasi teknik pukulan dan paham dalam mengatur temponya.

3. Mempunyai Kandungan Simbiolisme dan Makna

Kandungan simbiolisme dan makna yang dimaksud adalah berkaitan dengan kehidupan warga Indonesia. Seperti suling yang dipakai pada masyarakat Minangkabau yang mempunyai nilai kesederhanaan dan kejujuran.

Selain itu, kendang yang digunakan pada pementasan gamelan juga mempunyai simbolisme menjadi alat dalam mengatur irama dan tempo musiknya.

4. Memiliki Bentuk yang Unik

Bentuk pada alat musik tradisional banyak yang bentuknya unik. Contohnya, seperti angklung. Di mana bentuknya terdiri dari sejumlah tabung yang saling terikat, tabung satu dengan yang lainnya.

Kumpulan Contoh Alat Musik Tradisional

Ilustrasi Ciri-ciri Alat Musik Tradisional, foto:pixaby

Indonesia yang kaya akan keberagaman budaya, menjadikan setiap daerahnya mempunyai jenis alat musik tradisional yang berbeda-beda. Adapun contohnya adalah sebagai berikut.

  1. Suling dari Jawa Barat

  2. Gamelan dari Jawa Tengah

  3. Sasando dari Nusa Tenggara Timur

  4. Kolintang dari Sulawesi Utara

  5. Serune Kale dari Aceh

  6. Kompang dari Lampug

  7. Tifa dari Papua

  8. Saluang dari Sumatera Barat

  9. Serangko dari Jambi

  10. Gambus dari Riau

  11. Panting dari Kalimantan Selatan

  12. Kecapi dari Sulawesi Barat

  13. Ganggong dari Sumatera Selatan

  14. Talindo dari Sulawesi Selatan

  15. Bonang dari Jawa Timur

Baca Juga: Mengenal Kolintang, Alat Musik Daerah Minahasa yang Mendunia

Sebagai warga negara Indonesia, sudah semestinya mengetahui ciri-ciri alat musik tradisonal beserta berbagai contohnya. Hal tersebut sebagai bentuk upaya dalam melestarikan warisan budaya, agar tetap dikenal sampai ke generasi-generasi selanjutnya. (PAM)