Ciri-ciri Alat Musik Tradisional di Indonesia dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia mempunyai ciri-ciri alat musik tradisional yang sifatnya khas. Hal tersebut karena memberikan cerminan akan kebudayaan sebuah etnis ataupun masyarakat. Pada umumnya, alat musik tersebut dijadikan sebagai sarana upacara adat, hiburan, serta pengiring tari-tarian.
Terdapat berbagai contoh alat musik tradisional, seperti gong, kecapi, rebab, dan bonang. Berbagai alat musik tersebut berasal daerah yang berbeda-beda. Karena Indonesia sangat banyak mempunyai seni dan budaya.
Mengetahui Ciri-ciri Alat Musik Tradisional
Dikutip dari buku Wahana Ilmu Pengetahuan Sosial, Sigit, dkk (2002:85), ciri-ciri alat musik tradisional dapat dilihat dari beberapa segi, seperti bentuk, bahan, dan cara atau teknik memainkannya.
Selain itu, alat musiknya mempunyai identitas yang unik dan kuat, serta mengandung arti dan simbolisme pada kehidupan masyarakat di Indonesia. Alat musik tradisional menjadi alat yang dipakai dalam menghasilkan musik dengan tujuan yang diharapkan.
Contohnya dipakai untuk sarana keagamaan, upacara budaya, hiburan, pengiring tarian, serta sarana ekonomi. Adapun ciri-ciri alat musiknya adalah sebagai berikut.
1. Bahan Baku dari Daerah Lokal
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan alat musik tradisional, dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar di setiap daerah. Seperti gendang yang terbuat dari kulit kerbau dan angklung dari bambu.
2. Cara Memainkannya Unik
Setiap alat musik tradisional mempunyai teknik yang khusus dan unik untuk memainkannya dan harus dipelajari secara khusus dan dikuasai. Karena tidak hanya memakai gerakan fisik, tetapi juga harus dimainkan dengan kepekaan dan perasaan secara mendalam.
Seperti memainkan suling harus memakai teknik melengking atau pada alat kendang, harus menguasi teknik pukulan dan paham dalam mengatur temponya.
3. Mempunyai Kandungan Simbiolisme dan Makna
Kandungan simbiolisme dan makna yang dimaksud adalah berkaitan dengan kehidupan warga Indonesia. Seperti suling yang dipakai pada masyarakat Minangkabau yang mempunyai nilai kesederhanaan dan kejujuran.
Selain itu, kendang yang digunakan pada pementasan gamelan juga mempunyai simbolisme menjadi alat dalam mengatur irama dan tempo musiknya.
4. Memiliki Bentuk yang Unik
Bentuk pada alat musik tradisional banyak yang bentuknya unik. Contohnya, seperti angklung. Di mana bentuknya terdiri dari sejumlah tabung yang saling terikat, tabung satu dengan yang lainnya.
Kumpulan Contoh Alat Musik Tradisional
Indonesia yang kaya akan keberagaman budaya, menjadikan setiap daerahnya mempunyai jenis alat musik tradisional yang berbeda-beda. Adapun contohnya adalah sebagai berikut.
Suling dari Jawa Barat
Gamelan dari Jawa Tengah
Sasando dari Nusa Tenggara Timur
Kolintang dari Sulawesi Utara
Serune Kale dari Aceh
Kompang dari Lampug
Tifa dari Papua
Saluang dari Sumatera Barat
Serangko dari Jambi
Gambus dari Riau
Panting dari Kalimantan Selatan
Kecapi dari Sulawesi Barat
Ganggong dari Sumatera Selatan
Talindo dari Sulawesi Selatan
Bonang dari Jawa Timur
Baca Juga: Mengenal Kolintang, Alat Musik Daerah Minahasa yang Mendunia
Sebagai warga negara Indonesia, sudah semestinya mengetahui ciri-ciri alat musik tradisonal beserta berbagai contohnya. Hal tersebut sebagai bentuk upaya dalam melestarikan warisan budaya, agar tetap dikenal sampai ke generasi-generasi selanjutnya. (PAM)
