Ciri-ciri Burung Elang dan Jenis-jenisnya yang Ada di Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri burung elang dapat dilihat dari paruh, kaki, ekor, mata, sistem pernapasan, warna dan sayapnya. Secara keseluruhan, ciri-ciri tersebut menampilkan burung elang sebagai binatang yang tangguh.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Ciri-ciri Burung Elang yang Menakjubkan
Burung elang sering digunakan sebagai lambang atau logo yang melambangkan kekuatan. Berikut ini adalah ciri-ciri burung elang, yang dikutip dari Ensiklopedia Hewan Ovipar, Sumarto (2023:7).
Paruh: Paruh elang digunakan untuk mengoyak mangsa. Bentuknya melengkung, kuat, kokoh, panjang, ujungnya tajam tapi tidak bergigi.
Kaki: Kaki elang sangat kuat yang digunakan untuk menginjak dan mencengkeram mangka. Elang memiliki kuku yang disebut cakar dengan bentuk melengkung, lancip dan tajam.
Ekor: Ekor elang agak panjang tapi tidak terlalu bundar serta menghadap ke luar. Ekor elang merupakan salah satu pembeda dengan raptor lainnya.
Mata: Mata elang 8 kali lebih tajam dari mata manusia. Bahkan elang dapat memantau mangsanya dari ketinggian 100 kaki.
Sistem Pernapasan: Sistem pernapasan elang menggunakan jantung dengan 4 bilik seperti manusia. Namun oksigen pada burung elang dapat digunakan untuk terbang dalam waktu lama.
Warna: Warna yang dominan pada elang adalah cokelat. Tapi ada pula yang berwarna abu-abu dan kombinasi warna putih.
Sayap: Sayap elang lebar, panjang dan berbentuk persegi empat. Pada sayap tersebut terdapat bulu-bulu primer yang mirip jari. Elang mampu terbang dengan kecepatan 300 km/jam.
Jenis-jenis Burung Elang di Indonesia
Indonesia memiliki beberapa jenis burung elang yang sebagian sudah langka. Beberapa usaha pelestarian burung elang dari kepunahan dilakukan, antara lain dengan memperkenalkan jenis-jenis burung tersebut kepada masyarakat sebagai berikut.
Elang bondol: Elang bondol merupakan spesies langka dan dilindungi undang-undang. Bondol artinya botak sehingga serupa dengan kepala elang yang berwarna putih seperti orang botak ini.
Elang tiram: Habitat elang tiram berada di sekitar perairan. Elang tiram sering berburu ikan bahkan hingga menyelam ketika mengejar ikan.
Elang jawa: Habitat elang jawa berada di Pulau Jawa sehingga merupakan hewan endemik. Meski Garuda bukan merupakan elang jawa, namun elang jawa dianggap sebagai visualisasi yang paling mirip.
Elang brontok: Sebutan elang brontok didapatkan karena warna bulunya yang belang-belang. Elang brontok ada yang berjambul dan ada yang tidak berjambul.
Elang hitam: Ciri-cirinya mirip elang brontok tapi warna hitamnya lebih menyeluruh. Elang hitam dijuluki perampok sarang karena sering mencuri telur dan anak burung lain.
Kesimpulan
Tampilan burung elang yang mengesankan didukung oleh bagian-bagian tubuh yang menakjubkan. Dari ulasan tentang ciri-ciri burung elang di atas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
Ciri-ciri burung elang dari kepala hingga kaki mendukung julukan elang sebagai burung yang tangguh.
Burung elang terdiri dari banyak spesies yang sebagian bisa ditemukan di Indonesia.
Beberapa spesies burung elang merupakan hewan endemik, contohnya elang jawa. (lus)
Baca juga: Peran Elang dalam Rantai Makanan beserta Contohnya
