Ciri-Ciri dan Fungsi Epidermis Bawah pada Tumbuhan

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jaringan epidermis pada tumbuhan merupakan jaringan yang berada di paling luar permukaan tubuh tumbuhan. Setiap tumbuhan memiliki jaringan epidermis pada bagian luar organ-organnya. Adapun fungsi epidermis bawah adalah untuk melindungi jaringan daun di atasnya.
Jaringan epidermis merupakan lapisan paling luar di setiap organ tumbuhan, seperti akar, batang, daun, buah, bunga, dan biji. Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung yang menutupi seluruh organ tumbuhan dan tempat pertukaran zat.
Fungsi Epidermis Bawah
Mengutip dari buku Cerdas Belajar Biologi, Oman Karmana, (hal 35), jaringan epidermis berasal dari jaringan protoderm yang menutupi seluruh tubuh tumbuhan. Jaringan terluar tumbuhan ini biasanya terdiri dari satu lapis sel yang masih hidup.
Berikut beberapa fungsi epidermis bawah pada tumbuhan.
Sebagai pelindung tumbuhan dari gangguan mekanik, patogen, atau kehilangan air dan nutrisi lainnya.
Sebagai sekresi getah. Pada beberapa tumbuhan insektivora, yaitu tumbuhan pemakan serangga. Misalnya, kantong semar.
Membatasi penguapan pada tumbuhan. Fungsi ini dilakukan oleh stomata dan trikomata yang menjadi salah satu bagian dari jaringan epidermis.
Sebagai penyimpan cadangan air. Sel-sel pada jaringan epidermis memiliki protoplasma yang pipih dan besar sebagai tempat penyimpanan cadangan air bagi tumbuhan.
Berperan dalam penyerapan air dan hara. Fungsi ini dilakukan oleh sel-sel epidermis akar, yang sudah bermodifikasi menjadi bulu akar.
Sebagai tempat difusi oksigen dan karbondioksida. Fungsi ini dilakukan oleh sel-sel epidermis daun yang sudah bermodifikasi menjadi stomata.
Baca Juga: Mengenal Fungsi dan Aspek Efikasi untuk Penilaian Diri
Ciri-ciri Epidermis Bawah
Berikut ini ciri-ciri epidermis bawah untuk menambah ilmu mengenai tumbuhan.
Terdiri dari sel-sel hidup. Jaringan epidermis ini memiliki banyak sel protoplas dan vakuola yang bisa menyimpan hasil metabolisme.
Berbentuk persegi panjang.
Sel-selnya rapat tanpa ruang antarsel.
Tidak memiliki klorofil sehingga tidak bisa berfotosintesis. Namun tumbuhan di lingkungan lembab atau hidup di air telah memiliki kloropas.
Mampu membentuk modifikasi jaringan epidermis.
Sel jaringan epidermis tipis dan hanya tersusun dari satu lapisan sel.
Demikian beberapa ciri-ciri dan fungsi epidermis yang mudah dipahami untuk menambah ilmu pembelajaran. Secara garis besar, jaringan epidermis adalah pelindung tumbuhan yang berada di bagian tumbuhan, termasuk pada batang, daun, akar, bunga, dan biji tumbuhan. (abie)
