Ciri-Ciri Dinding Sel pada Tumbuhan dan Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sel adalah unit terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup. Setiap sel dibatasi oleh membran plasma, dan lapisan luar membran sel yang mengelilingi sel disebut dinding sel. Ciri-ciri dinding sel adalah bertekstur kaku.
Dinding sel hanya dapat ditemukan pada tumbuhan. Hal ini merupakan ciri penting yang membedakan antara tumbuhan dengan hewan.
Ciri-ciri Dinding Sel dan Fungsinya
Dinding sel terbuat dari bahan keras seperti selulosa dan kitin, yang mengakibatkan sel berbentuk kaku dan tidak elastis. Itulah mengapa hewan tidak memiliki dinding sel, karena hewan memerlukan elastisitas untuk dapat bergerak.
Baca juga: Pengertian, Struktur, dan Fungsi Sel Bagi Makhluk Hidup
Mengutip buku Anatomi Tumbuhan, Prof. Dr. Sri Mulyani E.S., M.Pd. (2019: 19), dinding sel berfungsi sebagai penyokong mekanis organ tumbuhan, khususnya pada dinding tebal.
Dinding sel mempengaruhi metabolisme penting jaringan tumbuhan, seperti penyerapan, transpirasi, translokasi, dan sekresi.
Jika dirangkum, dinding sel pada tumbuhan memiliki beberapa ciri-ciri, berikut penjelasannya.
1. Terbuat dari selulosa, yang menjadikannya kaku dan tidak elastis.
Komponen utama dinding sel pada tumbuhan adalah selulosa, yang merupakan polimer karbohidrat yang kuat dan tahan lama. Selulosa inilah yang berfungsi memberikan kekuatan dan stabilitas struktural pada dinding sel, sehingga bentuknya tidak berubah.
2. Terdiri dari 3 bagian
Dinding Primer, yaitu lapisan tipis yang menutupi permukaan dalam dinding sel yang berhadapan langsung dengan sitoplasma sel. Fungsinya adalah membantu pertumbuhan dan ekspansi sel serta berperan dalam pertukaran zat antara sel dan lingkungan sekitarnya.
Dinding Sekunder, yang berfungsi memberikan dukungan mekanis tambahan dan menguatkan dinding sel.
Lamela tengah atau lapisan antar sel, yaitu ruang kosong di dalam dinding sel, yang memungkinkan pergerakan air, nutrisi, dan zat-zat lain di antara sel-sel tumbuhan, juga berkontribusi pada transportasi dan pertukaran zat yang diperlukan untuk kehidupan seluler.
3. Dinding sel memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, di antaranya:
Memberi bentuk pada sel.
Menjaga tekanan turgor dan melindungi sel dari tekanan mekanis.
Membantu tumbuhan berdiri tegak karena sifatnya yang kaku.
Tempat pertukaran zat seperti protein dan molekul-molekul kecil yang masuk atau keluar dari sel (translokasi).
Menjaga homeostasis pada sel. Homeostatis adalah kemampuan tubuh untuk beradaptasi terhadap perubahan lingkungan sekitar.
Berperan sebagai hormon karena mengandung poligosakarin.
Mencegah patogen atau benda asing masuk ke dalam sel.
Sebagai tempat penyimpanan karbohidrat.
Secara umum, ciri-ciri dinding sel yang paling khas adalah memiliki tekstur yang kaku, tetapi kuat dan fleksibel. Kekuatan dan fleksibilitas dinding sel inilah yang memungkinkan tumbuhan untuk beradaptasi dengan lingkungan dan bertahan hidup meski melalui perubahan cuaca dan musim. (ARN)
