Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Kekeringan dan Jenisnya yang Perlu Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri Kekeringan  Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri Kekeringan Sumber www.unsplash.com

Menurut UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, kekeringan dikategorikan ke dalam bencana alam. Bencana alam ini terbagi atas beberapa jenis dengan ciri-ciri kekeringan masing-masing.

Jenis bencana alam kekeringan diklasifikasikan berdasarkan definisi menurut disiplin ilmu dan kepentingan.

Ciri-ciri Kekeringan dan Jenisnya

Ilustrasi Ciri-ciri Kekeringan Sumber www.unsplash.com

Kekeringan adalah ketersediaan air yang jauh di bawah kebutuhan air untuk kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan.

Berdasarkan buku Mitigasi Bencana Analisis Dampak Sosial dan Ekonomi, Qaiyim Asy'ari (2023:27), inilah ciri-ciri kekeringan dan jenisnya yang perlu diketahui.

1. Kekeringan Meteorologis adalah kekeringan yang berhubungan dengan tingkat curah hujan yang terjadi berada di bawah kondisi normal dalam suatu musim.

Intensitas meteorologis memiliki ciri-ciri kekeringan sebagai berikut:

  • Kering: apabila curah hujan antara 70%-80%, dari kondisi normal.

  • Sangat kering: apabila curah hujan antara 50%-70% dari kondisi normal.

  • Amat sangat kering: apabila curah hujan di bawah 50% dari kondisi normal.

2. Kekeringan Hidrologis adalah kekeringan akibat berkurangnya pasokan air permukaan dan air tanah. Kekeringan hidrologis diukur dari ketinggian muka air waduk, danau dan air tanah.

Intensitas hidrologis memiliki ciri-ciri kekeringan berikut:

  • Kering: apabila debit sungai mencapai periode ulang aliran di bawah periode 5 tahunan.

  • Sangat kering: apabila debit air sungai mencapai periode ulang aliran jauh dibawah periode 25 tahunan.

  • Amat sangat kering: apabila debit air sungai mencapai periode ulang aliran amat jauh di bawah periode 50 tahunan.

3. Kekeringan Pertanian berhubungan dengan berkurangnya kandungan air dalam tanah, sehingga tak mampu lagi memenuhi kebutuhan air bagi tanaman pada suatu periode tertentu.

Intensitas pertanian memiliki ciri-ciri kekeringan sebagai berikut:

  • Kering: apabila 1/4 daun kering dimulai pada ujung daun (terkena ringan s/d sedang).

  • Sangat kering apabila 1/4-2/3 daun kering dimulai pada bagian ujung daun (terkena berat).

  • Amat sangat kering: apabila seluruh daun kering (puso).

4. Kekeringan Sosial Ekonomi berhubungan dengan berkurangnya pasokan komoditi yang bernilai ekonomi dari kebutuhan normal sebagai akibat dari terjadinya kekeringan meteorologis, pertanian dan hidrologis.

Intensitas sosial ekonomi diklasifikasikan berdasarkan ketersediaan air minum atau air bersih, dengan ciri-ciri kekeringan sebagai berikut:

  • Kering langka terbatas: apabila ketersediaan air (dalam liter/orang/hari) >30 dan <60, air mencukupi untuk minum, memasak, mencuci alat masak/makan, tetapi untuk mandi terbatas, sedangkan jarak dari sumber air 0.1-0.5 km.

  • Kering langka: apabila ketersediaan air (dalam liter/orang/hari) >10 dan <30, air hanya mencukupi untuk minum, memasak, dan mencuci alat masak/makan. sedangkan jarak dari sumber air 0.5-3.0 km.

  • Kering kritis: apabila ketersediaan air (dalam liter/orang/hari) <10, air hanya mencukupi untuk minum dan memasak, sedangkan jarak dari sumber air >3.0 km.

5. Kekeringan Antropogenik terjadi karena kebutuhan air lebih besar dari pasokan yang direncanakan sebagai akibat kerusakan alam.

Intensitas antropogenik memiliki ciri-ciri kekeringan berikut ini.

  • Rawan: apabila penutupan tajuk 40%-50%.

  • Sangat rawan: apabila penutupan tajuk 20%-40%.

  • Amat sangat rawan: apabila penutupan tajuk di DAS di bawah 20%.

Baca juga: Penyebab dan Akibat Kekeringan Lengkap dengan Cara Mencegahnya.

Demikian ciri-ciri kekeringan berdasarkan jenisnya yang diharapkan dapat menambah wawasan mengenai bencana alam di Indonesia.(DK)