Ciri-ciri Larutan Elektrolit Kuat beserta Pengertian dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Larutan elektrolit merupakan larutan yang mampu mengalirkan arus listrik. Terdapat ciri-ciri larutan elektrolit yang membedakannya dengan non elektrolit.
Dikutip dari buku Kimia Dasar II oleh Dr. Elvy Rahmi Mawarnis (2021:2) larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena menghasilkan partikel-partikel yang berupa atom dan gugus atom bermuatan listrik atau disebut ion.
Pengertian Larutan Elektrolit dan Contohnya
Larutan elektrolit merupakan larutan yang dapat menghantarkan arus listrik jika dilarutkan dalam air. Oleh karena itu, ciri-ciri larutan elektrolit utamanya adalah terjadinya ionisasi atau dapat menghasilkan atom yang bermuatan listrik.
Ion-ion yang dihasilkan oleh larutan elektrolit juga bergerak bebas dan berfungsi sebagai penghantar listrik. Contoh dari larutan elektrolit adalah HCI, HBr, HI, HNO₃, HCIO₃, HCIO₄, NaCI, K₂SO₄, CaCI₂, AICI₃, dan masih banyak lagi.
Ciri-ciri Larutan Elektrolit
Ciri-ciri larutan elektrolit sebenarnya dapat dibagi menjadi 2, yaitu elektrolit lemah dan kuat. Untuk mengetahuinya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
1. Ciri-ciri Larutan Elektrolit Kuat
Larutan elektrolit kuat merupakan larutan yang semua molukelnya terurai menjadi ion . Sehingga, menghasilkan ion yang banyak dan mampu menghantarkan listrik yang kuat. Umumnya larutan elektrolit kuat adalah larutan garam.
Mampu menghantarkan listrik dengan kuat
Menghasilkan gelembung gas saat diuji alat elektrolit.
Memiliki proses ionisasi yang sempurna dalam air, dan menghasilkan ion yang cukup banyak. Sehingga, derajat ionisasi (𝛼) = 1. 𝛼 = jumlah mol yang terionisasi : jumlah mol zat mula-mula
Larutan elektrolit kuat terdiri dari larutan basa kuat, asam kuat, dan juga garam.
2. Ciri-ciri Larutan Elektrolit Lemah
Larutan elektrolit lemah adalah senyawa yang mampu menghantarkan listrk namun memiliki sifat yang lemah. Ciri-ciri larutan elektrolit lemah adalah sebagai berikut:
Terjadi proses ionisasi yang tidak sempurna, atau hanya sebagian. Sehingga, ion yang dihasilkan tidak terlalu banyak.
Biasanya terdiri dari larutan lemah dan asam lemah.
Menghantarkan jumlah listrik sedikit atau lemah
Derajat ionisasi (𝛼), 0 < (𝛼) < 1.
Baca Juga: Mengenal Larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit
Ciri-ciri larutan elektrolit di atas dapat dijadikan referensi dalam memahami ilmu kimia. Tak hanya itu, ciri-ciri tersebut terbagi menjadi dua jenis yang dapat dijadikan pembeda. Semoga bermanfaat! (NUM)
