Konten dari Pengguna

Mengenal Larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa itu larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit. Sumber: pexels.com/RF._-studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa itu larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit. Sumber: pexels.com/RF._-studio

Apabila diklasifikasikan berdasarkan daya hantar listrik yang dimilikinya, larutan terbagi menjadi 3 berupa larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan nonelektrolit. Namun, apa itu larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit?

Sebelum mempelajari itu, perlu dipahami dulu apa itu larutan. Jadi larutan adalah percampuran baik antara air dan zat terlarutnya, contohnya seperti air yang tercampur baik dengan garam sebagai zat terlarutnya.

Apa itu larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit?

Gambar apa itu larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit. Sumber: pexels.com/CDC

Untuk menjawab apa itu larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah dan nonelektrolit, perlu diketahui bahwa tiga jenis larutan tersebut diklasifikasi untuk dibedakan kekuatan daya hantar listriknya. Jadi, untuk membedakan ketiganya, berikut penjelasan yang perlu diketahui.

1. Larutan Elektrolit Kuat

Dikutip dari buku Ringkasan Materi dan Latiham Soal Kimia Kelas X SMA oleh Erzi Khalifa Rizki (2021:72), larutan elektrolit kuat adalah golongan larutan yang bisa menghantarkan arus listrik.

Larutan elektrolit ini memiliki sifat kuat karena mengalami reaksi ionisasi sempurna. Contoh dari larutan elektrolit kuat yaitu:

  • Asam kuat: HNO3, HI, HClO4, H2SO4, HCl.

  • Basa Kuat: NaOH, LiOH, Mg(OH)2, KOH, Ba(OH)2.

  • Garam: KCl, KBr, NaCl, NaBr

2. Larutan Elektrolit Lemah

Larutan elektrolit lemah hampir sama dengan larutan elektrolit kuat, yakni bisa menghantarkan arus listrik. Hanya saja, larutan elektrolit lemah hanya mengalami reaksi ionisasi sebagian. Contohnya larutannya, yakni HCOOH, CH3COOH, HF, Mg(OH)2, dan HCN.

3. Larutan Nonelektrolit

Larutan nonelektrolit merupakan suatu larutan yang tak bisa menghantarkan arus listrik. Jadi, meski larutan ini terkena listrik, ia tak akan dapat menyalurkannya. Contoh dari larutan tersebut adalah minyak tanah, gula (C12H22O11, glukosa (C6H12O6), dan alkohol.

Sifat dari larutan elektrolit ditentukan oleh derajat ionisasinya, yakni jika derajat ionisasinya 0, maka artinya larutan tersebut bersifat nonelektrolit. Sementara apabila derajat ionisasinya lebih dari 0 dan kurang dari 1 maka bersifat elektrolit lemah.

Baca Juga: 11 Contoh Larutan Elektrolit Kuat beserta Pengertian, dan Ciri-cirinya

Itulah tadi penjelasan dan pengertian tentang apa itu larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah dan nonelektrolit. Pada intinya, larutan elektrolit kuat mengalami ionisasi sempurna, dan larutan elektrolit lemah mengalami ionisasi sebagian. (SLM)