Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.93.2
Konten dari Pengguna
Mengenal Larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit
4 Oktober 2023 17:42 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Apabila diklasifikasikan berdasarkan daya hantar listrik yang dimilikinya, larutan terbagi menjadi 3 berupa larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan nonelektrolit. Namun, apa itu larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit?
ADVERTISEMENT
Sebelum mempelajari itu, perlu dipahami dulu apa itu larutan. Jadi larutan adalah percampuran baik antara air dan zat terlarutnya, contohnya seperti air yang tercampur baik dengan garam sebagai zat terlarutnya.
Apa itu larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit?
Untuk menjawab apa itu larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah dan nonelektrolit, perlu diketahui bahwa tiga jenis larutan tersebut diklasifikasi untuk dibedakan kekuatan daya hantar listriknya. Jadi, untuk membedakan ketiganya, berikut penjelasan yang perlu diketahui.
1. Larutan Elektrolit Kuat
Dikutip dari buku Ringkasan Materi dan Latiham Soal Kimia Kelas X SMA oleh Erzi Khalifa Rizki (2021:72), larutan elektrolit kuat adalah golongan larutan yang bisa menghantarkan arus listrik.
Larutan elektrolit ini memiliki sifat kuat karena mengalami reaksi ionisasi sempurna. Contoh dari larutan elektrolit kuat yaitu:
ADVERTISEMENT
2. Larutan Elektrolit Lemah
Larutan elektrolit lemah hampir sama dengan larutan elektrolit kuat, yakni bisa menghantarkan arus listrik. Hanya saja, larutan elektrolit lemah hanya mengalami reaksi ionisasi sebagian. Contohnya larutannya, yakni HCOOH, CH3COOH, HF, Mg(OH)2, dan HCN.
3. Larutan Nonelektrolit
Larutan nonelektrolit merupakan suatu larutan yang tak bisa menghantarkan arus listrik. Jadi, meski larutan ini terkena listrik, ia tak akan dapat menyalurkannya. Contoh dari larutan tersebut adalah minyak tanah, gula (C12H22O11, glukosa (C6H12O6), dan alkohol.
Sifat dari larutan elektrolit ditentukan oleh derajat ionisasinya, yakni jika derajat ionisasinya 0, maka artinya larutan tersebut bersifat nonelektrolit. Sementara apabila derajat ionisasinya lebih dari 0 dan kurang dari 1 maka bersifat elektrolit lemah.
ADVERTISEMENT
Itulah tadi penjelasan dan pengertian tentang apa itu larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah dan nonelektrolit. Pada intinya, larutan elektrolit kuat mengalami ionisasi sempurna, dan larutan elektrolit lemah mengalami ionisasi sebagian. (SLM)