Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Musim Kemarau di Indonesia dan Dampaknya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri musim kemarau. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri musim kemarau. Foto: Pixabay.

Musim hujan merupakan salah satu musim yang ada di wilayah tropis termasuk Indonesia. Selain musim hujan, terdapat pula musim kemarau atau yang disebut juga sebagai musim panas. Salah satu ciri-ciri musim kemarau yaitu memiliki curah hujan lebih rendah dari 60 mm per bulan.

Musim kemarau sendiri biasanya terjadi mulai dari bulan April hingga September. Namun, waktu-waktu tersebut tidak mutlak terjadi karena beberapa faktor. Faktor tersebut membuat musim kemarau bisa terjadi lebih cepat atau lambat dari jadwal yang ada.

Ciri-ciri Musim Kemarau

Ilustrasi ciri-ciri musim kemarau. Foto: Pixabay.

Mengutip laman website bakai.uma.ac.id, musim kemarau adalah musim yang ada di wilayah tropis dan dipengaruhi oleh sistem muson. Hal inilah yang membuat ciri-ciri musim kemarau lebih beragam serta bisa diprediksi kehadirannya.

Agar lebih memahami ciri-ciri dari musim kemarau atau musim panas, berikut ulasan lengkapnya.

1. Curah Hujan Rendah

Pada musim kemarau, curah hujan biasanya terjadi lebih sedikit atau rendah dibandingkan musim hujan. Curah hujannya hanya sekitar 60 mm per bulan dan bahkan tidak ada hujan sama sekali selama periode musim berlangsung.

2. Tingginya Terik Matahari

Sinar matahari pada musim kemarau akan lebih terik dan panas. Bahkan pada beberapa kasus tidak terdapat awan di langit saat musim kemarau.

3. Meningkatnya Suhu Udara

Tidak hanya peningkatan terik matahari, suhu udara juga akan berpengaruh secara signifikan. Suhu panas akan lebih terasa, serta adanya kelembapan di beberapa titik ruangan.

4. Tanah Menjadi Kering

Perubahan alam selama musim kemarau juga akan terasa. Seperti misalnya, perubahan pada tekstur tanah yang menjadi lebih kering bahkan ada beberapa yang mengalami keretakan.

Tidak hanya itu, pohon-pohon juga akan menggugurkan daunnya untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan.

Dampak Musim Kemarau

Ilustrasi ciri-ciri musim kemarau. Foto: Pixabay.

Musim kemarau mempunyai beberapa dampak yang dihasilkan, baik untuk lingkungan dan makhluk hidup di sekitarnya. Berikut beberapa dampak dari musim kemarau yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu:

  • Terjadinya gagal panen

  • Krisis pangan di beberapa daerah bahkan negara

  • Adanya kebakaran hutan

  • Gangguan ekosistem pada makhluk hidup

  • Konflik sosial

Baca Juga: Manfaat Musim Kemarau terhadap Petani Garam

Itu dia ciri-ciri musim kemarau yang perlu mendapat perhatian bersama, baik dari masyarakat, pemerintah setempat dan petinggi-petinggi negara. Semoga informasi ini bermanfaat.

(LFP)