Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Pembusukan dan Contohnya dalam Kehidupan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri pembusukan. Sumber: Unsplash/Nancy Hughes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri pembusukan. Sumber: Unsplash/Nancy Hughes

Pada kimia, terdapat salah satu proses yang melibatkan bakteri dan jamur. Proses tersebut dinamakan dengan proses pembusukan. Ada beberapa ciri-ciri pembusukan yang perlu diketahui dan dipahami.

Pembusukan merupakan suatu proses alamiah yang sangat penting bagi kehidupan. Hampir semua makhluk hidup pada akhirnya juga mengalami pembusukan. Mulai dari buah-buahan, makanan, hewan mati dan tubuh manusia, semua akan mengalami proses pembusukan.

Ciri-ciri Pembusukan

Ilustrasi Ciri-ciri pembusukan. Sumber: Unsplash/Sandy Millar

Mengutip buku Panduan Belajar dan Evaluasi IPA karya Neti Lim, dkk (2014:63) pembusukan adalah proses perubahan benda yang diakibatkan oleh makhluk hidup, seperti bakteri dan jamur. Terdapat beberapa ciri-ciri pembusukan yang perlu dipahami dan diketahui dalam kehidupan.

1. Bau Tidak Sedap

Pembusukan sering disertai dengan produksi gas berbau tidak sedap seperti gas metana dan senyawa sulfur. Ini dapat menghasilkan aroma yang tidak enak dan mudah dikenali.

2. Perubahan Warna

Bahan yang mengalami pembusukan cenderung mengalami perubahan warna. Misalnya, buah-buahan yang membusuk dapat berubah warna menjadi coklat atau hitam.

3. Perubahan Tekstur

Konsistensi atau tekstur bahan dapat berubah. Sebagai contoh, daging yang membusuk mungkin menjadi lembek atau berair.

4. Munculnya Jamur dan Bakteri

Keberadaan jamur dan bakteri yang berkembang biak pada bahan organik adalah ciri khas pembusukan. Misalnya, roti yang sudah lama dibiarkan dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur.

5. Peningkatan Kelembaban

Pembusukan sering disertai dengan peningkatan kelembaban karena aktivitas mikroorganisme yang menghasilkan air sebagai produk sampingan.

Contoh Pembusukan dalam Kehidupan

Ilustrasi Ciri-ciri pembusukan. Sumber: Unsplash/Joshua Hoehne

Setelah memahami ciri-ciri pembusukan, perlu juga mengetahui contoh pembusukan. Pembusukan biasa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah pembusukan pada buah atau makanan. Berikut adalah beberapa contoh pembusukan dalam kehidupan.

1. Makanan yang Membusuk

Buah-buahan dan sayuran yang dibiarkan terlalu lama dapat mengalami pembusukan. Contohnya, apel yang lewat batas waktu konsumsi akan membusuk dan menghasilkan bau tidak sedap.

2. Daging yang Membusuk

Daging yang tidak disimpan dengan benar atau telah melewati tanggal kedaluwarsa dapat mengalami pembusukan. Ini terjadi ketika bakteri mulai berkembang di permukaan daging.

3. Roti dan Produk Roti Lainnya

Roti yang tidak disimpan dengan baik dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur, menyebabkan pembusukan. Jamur dapat menyebabkan perubahan warna dan tekstur pada roti.

4. Tumbuhan yang Membusuk

Daun atau tumbuhan yang mati dan tidak terurai dengan baik dapat mengalami pembusukan di alam liar. Proses ini melibatkan mikroorganisme yang membantu mengurai bahan organik tersebut.

5. Air yang Tercemar

Air yang tercemar oleh limbah organik dapat mengalami pembusukan karena aktivitas bakteri dan organisme mikroskopis lainnya yang menguraikan bahan organik dalam air.

Baca juga: Mengenal Dekomposisi Lengkap dengan Fungsinya

Memahami ciri-ciri pembusukan merupakan hal dasar yang harus diketahui. Dengan memahaminya, maka akan meminimalisir untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah mengalami pembusukan dan berbahaya bagi tubuh manusia. (BAI)