Ciri-ciri Pencemaran Suara dan Cara Mengatasinya

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
12 Maret 2024 15:58 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Ciri-ciri pencemaran suara. Sumber: unsplash.com/Kimia Zarifi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri pencemaran suara. Sumber: unsplash.com/Kimia Zarifi
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Pencemaran suara dengan intensitas tinggi akan menyebabkan masalah pada indera pendengaran. Adapun ciri-ciri pencemaran suara yang perlu diwaspadai adalah frekuensi suara yang terlalu tinggi.
ADVERTISEMENT
Polusi suara atau pencemaran suara bisa merusak indera pendengaran sehingga masalah ini perlu diatasi. Telinga manusia pada umumnya mampu mendeteksi suara 0 hingga 140 Db. Jika paparan suara melebihi batasan normal bisa disebut polusi suara.

Pengertian dan Ciri-ciri Pencemaran Suara

Ilustrasi Ciri-ciri pencemaran suara. Sumber: unsplash.com/Mark Paton
Gangguan suara yang terus menerus masuk ke telinga manusia dapat menyebabkan kerusakan pada gendang telinga.
Mengutip dari buku Pengukuran Kualitas Lingkungan, Mika Vernicia Humairo dkk, (2023:20), pengertian pencemaran suara adalah masuknya bunyi atau suara yang tidak diinginkan oleh telinga sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Polusi suara adalah gangguan pada lingkungan yang disebabkan oleh suara sehingga mengganggu suasana dan lingkungan sekitar. Adapun sumber pencemaran suara dibagi menjadi tiga.
ADVERTISEMENT
Untuk lebih memahaminya, berikut ini sejumlah ciri-ciri pencemaran udara yang bisa dideteksi pada lingkungan sekitar, yaitu:

Cara Mengatasi Pencemaran Suara

Ilustrasi Ciri-ciri pencemaran suara. Sumber: unsplash.com/Mark Paton
Apabila berada di lingkungan yang berpotensi mengalami pencemaran suara maka bisa melakukan beberapa cara berikut untuk mengatasi gangguan.

1. Penghijauan

Ruang hijau di kota bisa mengurangi efek kebisingan. Hal ini karena pepohonan rindang bisa menangkap bunyi yang mengganggu.

2. Menggunakan Barang Elektronik Secara Bijak

Selain itu, penggunaan barang elektronik secara bijak juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi masalah kesehatan akibat pencemaran suara.
Contohnya adalah dengan mematikan TV ketika tidak digunakan atau mendengarkan lagu menggunakan headset.

3. Memakai Peredam Suara

Terakhir adalah memakai peredam suara agar bisa meredam getaran yang mengganggu. Seseorang bisa menggunakan ear muff atau ear plug ketika bekerja di lingkungan dengan kebisingan tinggi.
ADVERTISEMENT
Mengetahui ciri-ciri pencemaran suara akan membuat seseorang hati-hati ketika berada di lingkungan yang bising. Seseorang bisa menggunakan peredam suara untuk mengurangi getaran pada telinga. (GTA)