Ciri-ciri Ringkasan dan Cara Membuatnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ringkasan merupakan metode mengambil poin penting dalam materi maupun buku yang memudahkan pembaca untuk mempelajarinya. Ciri-ciri ringkasan sendiri biasanya berbentuk pendek, singkat dan ringkas.
Isinya adalah hal penting yang ada di dalam pembahasan materi pelajaran, kuliah, seminar maupun ceramah. Dengan membuat ringkasan, maka akan mudah untuk mengingat kembali hal apa yang disampaikan di dalam materi yang telah didengarkan.
Pengertian dan Ciri-ciri Ringkasan
Pengertian ringkasan adalah poin pembahasan penting yang dituliskan secara singkat dan memuat keseluruhan isi materi yang disampaikan dalam kelas kuliah, ceramah maupun gagasan dan karangan yang ada di dalam buku.
Menurut Buku Ajar Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Tingkat Dasar oleh Asyhari Dwi Rukmana, dkk. (hal. 117), ciri-ciri ringkasan adalah sebagai berikut.
Memuat kembali materi yang sudah disampaikan dalam bentuk yang lebih ringkas dengan mengambil ide-ide pokok di dalamnya.
Menjadi bentuk mini dari karangan asli yang isinya penuh makna.
Dituliskan dalam kalimat-kalimat pendek yang isinya sesuai dengan materi yang disampaikan dalam ceramah maupun selaras dengan kalimat penulis atau pengarang buku.
Susunan-susunan gagasan yang membangun struktur karangan tetap dipertahankan di dalam ringkasan.
Tidak melenceng dari gagasan dan sudut pandang pengarang jika yang diringkas adalah buku.
Cara Membuat Ringkasan
Setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri dari ringkasan, perlu diketahui bagaimana cara membuat ringkasan yang benar. Berikut ini tata caranya yang bisa diikuti.
Dengarkan ceramah atau materi yang disampaikan secara lisan dengan seksama atau jika merangkum materi buku, baca dulu secara keseluruhan atau per bab.
Tuliskan poin penting dari setiap pembahasan ceramah dan per bab pada buku yang membangun ide pokok dari materi.
Pakailah bahasa yang singkat dan mudah dipahami, buat secara terstruktur dan rapi menggunakan poin-poin.
Jangan mengubah sudut pandang pemateri atau penulis buku menjadi sudut pandang pribadi karena ini bukan opini.
Baca juga: 2 Contoh Ringkasan Cerita Bahasa Indonesia
Itulah ciri-ciri ringkasan dan tata cara membuat ringkasan yang bisa dipelajari agar bisa mengenai bentuk ringkasan yang baik dan mudah dipahami sehingga ketika dibuka kembali, pembuat ringkasan akan mengingat materinya secara utuh. (IMA)
