Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Satwa Harapan dan Contoh yang Dibudidayakan Masyarakat

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri ciri satwa harapan. Sumber: unsplash.com/DmitryGrigoriev.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri ciri satwa harapan. Sumber: unsplash.com/DmitryGrigoriev.

Ciri-ciri satwa harapan menarik untuk diketahui karena budidaya satwa harapan bisa mendatangkan banyak keuntungan. Namun kadang budidayanya masih dianggap sebagai hobi yang unik, bahkan eksentrik.

Budidaya satwa harapan memiliki pasar khusus yang sangat potensial. Meski begitu, masih saja ada yang mempertanyakan untuk apa memelihara satwa harapan sedangkan ternak hewan seperti ayam atau kambing sudah terbukti menguntungkan.

Ciri-ciri Satwa Harapan

Ilustrasi ciri ciri satwa harapan. Sumber: unsplash.com/BenNashr.

Dikutip dari Prakarya untuk SMP/MTs Kelas VIII Semester 2, Suci Paresti dan Kawan-kawan (2017:77), satwa harapan adalah semua jenis hewan yang dapat menghasilkan bahan baku atau jasa.

Satwa harapan akan memberikan manfaat ekonomis dan nonekonomis bagi manusia jika diperlihara. Jika tidak dipelihara, satwa harapan hanya bermanfaat bagi ekosistemnya. Karena itu, kebanyakan bentuk budidaya satwa harapan berupa penangkaran.

Sedangkan ciri-ciri satwa harapan adalah sebagai berikut:

  1. Siklus hidup yang pendek sehingga dapat segera diambil hasil atau keuntungannya.

  2. Jarang terkena penyakit atau tahan terhadap wabah.

  3. Mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

  4. Mudah beradaptasi dengan pakan yang diberikan sehingga dapat dipilihkan pakan dengan nutrisi terbaik untuk menghasilkan panen yang berkualitas.

Contoh Satwa Harapan yang Dibudidayakan

Ilustrasi ciri ciri satwa harapan. Sumber: unsplash.com/VincentVanZalinge.

Satwa harapan dibudidayakan karena memiliki potensi ekonomi yang tinggi tapi pelaku usahanya belum sebanyak jenis ternak lain sehingga saingan belum terlalu ketat. Selain itu, biaya yang harus dikeluarkan untuk budidayanya termasuk sedikit.

Berikut adalah contoh satwa harapan yang sudah dibudidayakan masyarakat.

1. Cacing Tanah

Budidaya cacing tanah lebih mudah dibandingkan budidaya satwa harapan lainnya. Cacing tanah hanya membutuhkan oksigen, air, pakan dan suhu yang sesuai. Cacing tanah dapat digunakan sebagai bahan kosmetik, obat dan pakan ikan.

2. Jangkrik

Jangkrik beda dengan belalang meskipun wujudnya mirip. Di pedesaan, suara jangkrik jantan yang mencari perhatian jangkrik betina masih sering terdengar. Jangkrik dibudidayakan untuk dijadikan pakan burung, ikan atau reptil.

3. Lebah Madu

Lebah madu hidup secara berkelompok membentuk koloni dengan pembagian tugas yang jelas, yaitu lebah pekerja, lebah jantan dan lebah ratu. Karena itu, budidaya lebah untuk mendapatkan madu ini membutuhkan tempat yang luas di ruang terbuka.

4. Ulat Sutra

Ulat sutra adalah satwa harapan yang banyak terdapat di daerah tropis dan subtropis. Ulat sutra mengalami metamorfosis sempurna dan dapat hidup sepanjang tahun atau polivoltin.

Ulat sutra menghasilkan kepompong sutra mentah atau kokon yang menjadi bahan pembuatan benang sutra.

Baca juga: 4 Kewajiban Manusia Terhadap Hewan yang Terancam Punah

Ciri-ciri satwa harapan yang sederhana membuat orang tertarik untuk membudidayakannya agar segera mendapatkan keuntungan. Namun keberhasilan budidaya satwa harapan tetap membutuhkan ketekunan. (lus)