Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Sungai Bawah Tanah

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Sungai Bawah Tanah. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Sungai Bawah Tanah. Sumber: www.unsplash.com

Ciri-ciri sungai bawah tanah adalah sungai yang mengalir sebagian atau seluruhnya di bawah tanah. Keberadaan air bawah tanah dapat mencapai kedalaman puluhan bahkan ratusan meter di bawah permukaan bumi.

Berdasarkan buku Keistimewaan Yogyakarta dari Sudut Pandang Geomorfologi oleh Langgeng Wahyu Santosa (2016), sistem sungai bawah tanah yang paling lengkap (walaupun belum 100%) adalah sistem sungai bawah tanah yang bermuara di Baron.

Ciri-Ciri Sungai Bawah Tanah

Ilustrasi Ciri-Ciri Sungai Bawah Tanah. Sumber: www.unsplash.com

Sungai bawah tanah adalah sungai yang mengalir sebagian atau seluruhnya di bawah tanah, dengan kata lain permukaan air dan tepi sungai tidak terekspos cahaya matahari.

Sungai bawah tanah terbentuk akibat intensitas pelarutan air yang berkembang menjadi terowongan atau lorong dan biasa disebut gua.

Berikut ciri-ciri sungai bawah tanah yang perlu diketahui

1. Terbentuk karena Pelarutan Air

Kawasan karst menutupi sekitar 15.4 juta hektar atau sekltar 20% dari seluruh daratan di Indonesia.

2. Memiliki Gua Sungai Bawah Tanah

Gua sungai bawah tanah merupakan gua dengan dimensi tinggi lebih dari 3 meter dan Iebar lebih dari 4 meter. Sungai bawah tanah akan selalu memiliki gua yang menjadi pemisah air dengan struktur di atasnnya.

3. Debit Sungai Bawah Tanah

Debit sungai bawah tanah biasanya berfluktuasi dari 800 sampai 1200 liter per detik dengan debit rata-rata 1000 liter/detik. Sungai bawah tanah yang mempunyai dominasi diffuse flow yang baik, yang akan mempunyai respon debit puncak (time lag) tidak seketika merespon hujan.

Sungai bawah tanah di kawasan karst memiliki ciri-ciri yang unik, sehingga dalam studi awal (feasibility) harus melibatkan ahli dalam bidang geologi khususnya karst.

Contoh sungai bawah tanah yaitu:

  • Sungai Gua Pindul (Yogyakarta)

  • Sungai Gua Liang Hajuq (Kalimantan Tengah)

  • Sistem Gua Salib di Loška Dolina, di Slovenia di mana di dalamnya juga terdapat 22 buah danau bawah tanah.

Baca Juga: Pengertian dan Ciri-Ciri Tanah Grumusol

Itulah penjelasan lengkap tentang ciri-ciri sungai bawah tanah yang perlu untuk dipahami siswa yang gemar geografi. (NDA)