Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Tembang Durma dan Contohnya dalam Bahasa Jawa

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ciri-ciri tembang durma. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
ciri-ciri tembang durma. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Dalam budaya Jawa, banyak karya sastra yang harus dilestarikan. Termasuk tembang macapat yang salah satunya adalah Durma. Ciri-ciri Durma penting untuk dipahami untuk menambah wawasan dan agar tetap lestari.

Dikutip dari buku Filsafat, Teks dan Kehidupan oleh Dhama Yanti, Ni Wayan Suandari, Kevin Kurniawan, Ni Nengah Mutiari, Ni Luh Ayu Badra Purwaningsih (2024:164), tembang macapat digolongkan sebagai tembang cilik, di samping tembang cilik, dalam budaya Jawa dikenal juga tembang tengahan dan tembang gedhe. Tiap tembang akan menggambarkan kehidupan sejak manusia lahir sampai meninggal dunia.

Ciri-ciri Tembang Durma dan Contohnya

ciri-ciri tembang durma. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Durma merupakan salah satu tembang macapat yang menggambarkan makna tertentu. Makna kata Durma sendiri adalah memberi. Pada tembang ini akan mengisahkan perjalanan manusia saat diberi kenikmatan. Berikut ciri-ciri tembang Durma yang wajib diketahui oleh siswa.

  1. Mengisahkan perjalanan manusia yang harus bersyukur dan berbagi.

  2. Memiliki watak keras, tegas, dan oenuh amarah.

  3. Menggambarkan semangat perang dan pemberontakan.

  4. Memiliki struktur 12a – 7i – 6a – 7a – 8i – 5a – 7i.

  5. Terdiri dari 7 baris atau gatra.

  6. Memiliki guru wilangan 12, 7, 6, 7, 8, 5, 7

  7. Memiliki guru lagu a, i, a, a, i, a, i

Contoh Tembang Durma dalam Bahasa Jawa

ciri-ciri tembang durma. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Setelah memahami ciri-ciri tembang Durma, mengetahui contohnya juga penting. Dengan begitu, siswa dapat membedakan tembang macapat satu dengan lainnya. Berikut beberapa contoh tembangnya yang menarik diketahui.

1. Contoh Durma 1

Dipunsami ambanting ing badanira

Nyuda dhahar lan guling

Darapon sudaa

Nepsu kang ngambraa-ambra

Rerema ing tyasireki

Dadya sabarang

Karyanira lestari

2. Contoh Durma 2

Wadya bala Siyem kalawan Manila,

kagyatira tan sipi,

mundur tur uninga,

marang narendranira,

yen wonten sarpa gang prapti,

saking jro taman,

galak anerak baris.

3. Contoh Durma 3

Damarwulan aja ngucireng ngayuda

Baliya sun anteni

Mangsa sun mundura

Lah Bisma den prayitna

Katiban pusaka mami

Mara tibakna

Curiganira nuli

Demikianlah penjelasan mengenai ciri-ciri Durma dan contohnya dalam bahasa Jawa yang penting untuk dipahami. Tembang yang mengandung makna mendalam ini harus dilestarikan sebagai warisan nenek moyang. (NUM)

Baca Juga: 11 Tembang Macapat dalam Bahasa Jawa beserta Pengertiannya