Ciri Sistem Pemerintahan Parlementer, Aspek, Kelebihan, dan Kekurangannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat dua jenis sistem pemerintahan yaitu presidensial dan parlementer. Ciri sistem pemerintahan parlementer adalah kepala negara tidak berperan sebagai kepala pemerintahan.
Sistem pemerintahan parlementer digambarkan dengan kekuasaan politik terletak di badan legislatif yang langsung dipilih oleh rakyat. Pemilihan anggota legislatif dilakukan melalui pemilihan umum.
Aspek dan Ciri Sistem Pemerintahan Parlementer
Mengutip dari buku Dasar-Dasar Ilmu Pemerintahan, Dr. Titin Rohayatin, S.I.P., M.Si, (2021:105), bahwa ciri sistem pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut.
Badan legislatif atau parlemen adalah satu-satunya badan yang dipilih langsung oleh rakyat lewat pemilihan umum. Sehingga parlemen memiliki kekuasaan besar dalam menjadi wakil rakyat.
Adapun anggota parlemen adalah orang-orang yang berasal dari partai politik yang berhasil memenangkan pemilihan umum
Sedangkan kabinet atau pemerintah terdiri atas perdana menteri dan menteri-menteri yang menjalani tugas sebagai lembaga eksekutif negara. Anggota kabinet sendiri juga berasal dari parlemen
Kabinet langsung bertanggung jawab kepada parlemen dan bisa bertahan sepanjang ada dukungan mayoritas orang di parlemen
Kepala negara tidak berperan sebagai kepala pemerintahan melainkan simbol keutuhan suatu negara
Kalau parlemen dapat menjatuhkan kabinet, maka atas saran dari perdana menteri, raja atau presiden bisa membubarkan parlemen
Adapun aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam menjalankan sistem pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut.
1. Parlemen Kuat
Parlemen adalah orang-orang yang memiliki peran sentral dalam mengurus pemerintahan dan termasuk badan legislatif yang dipilih langsung oleh rakyat.
2. Pembagian Kekuasaan
Pembagian kekuasaan dibagi menjadi kepala pemerintahan dan kepala negara.
3. Tanggung Jawab
Menteri bertanggung jawab terhadap keputusan apapun yang diambil dari kebijakan tersebut.
Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pemerintahan Parlementer
Dalam menjalankan sebuah sistem pemerintahan tentu ada kelebihan dan kekurangan seperti berikut ini.
1. Kelebihan Sistem Parlementer
Parlemen langsung diawasi oleh kabinet sehingga kabinet harus hati-hati dalam menjalankan pemerintahan
Tanggung jawab pembuatan pelaksanan masalah pemerintahan jelas
Lebih mudah dalam membuat kebijakan karena lembaga legislatif dan eksekutif berasal dari partai politik yang sama
2. Kekurangan Sistem Parlementer
Kedudukan kabinet tergantung dari suara mayoritas orang di parlemen
Kabinet bisa mengendalikan parlemen karena berasal dari partai mayoritas
Jabatan kabinet bisa bubar sewaktu-waktu.
Baca Juga: 7 Ciri-Ciri Demokrasi Terpimpin dalam Pemerintahan Negara
Ciri sistem pemerintahan parlementer yang paling jelas adalah peran presiden atau raja hanya sebagai simbol, bukan kepala pemerintahan. Hal ini berbeda dengan sistem pemerintahan presidensial yang langsung dipimpin oleh presiden. (GTA)
