Konten dari Pengguna

Contoh Asimilasi beserta Pengertian dan Faktor Pendukungnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Asimilasi. Foto: dok. Anggit Rizkianto (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Asimilasi. Foto: dok. Anggit Rizkianto (Unsplash)

Contoh asimilasi adalah salah satu fenomena sosial yang dapat ditemukan di sekitar kita. Salah satu contohnya adalah pernikahan beda etnis. Selain itu, masih banyak lagi contoh asimilasi lainnya yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Ulasan tentang pengertian asimilasi, contoh asimilasi serta faktor pendukungnya yang disajikan dalam artikel ini dapat memudahkan Anda dalam memahami asimilasi.

Contoh Asimilasi beserta Pengertian dan Faktor Pendukung

Ilustrasi Contoh Asimilasi. Foto: dok. Angga Indratama (Unsplash)

Dalam ilmu sosiologi, asimilasi merupakan salah satu istilah yang dipelajari mengenai proses sosial yang terjadi dalam kelompok masyarakat.

Penjelasan mengenai pengertian asimilasi lebih lengkap dipaparkan dalam buku berjudul Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang disusun oleh Bita Gadsia Spaltani, ‎Chory Prima Sari, ‎Delfiyan Widiyanto dkk (2022: 188).

Dikutip dari dalam buku tersebut bahwa istilah asimilasi berasal dari kata Latin, assimilare yang berarti menjadi sama. Kata tersebut dalam bahasa Inggris adalah assimilation yang kemudian diserap dalam Bahasa Indonesia menjadi asimilasi.

Dalam Bahasa Indonesia, sinonim kata asimilasi adalah pembauran. Maka dari itu asimilasi dapat didefinisikan sebagai proses sosial yang terjadi pada tingkat lanjut. Adanya proses asimilasi ditandai dengan upaya yang dilakukan untuk mengurangi perbedaan yang terjadi antara individu atau suatu kelompok masyarakat.

Bila suatu kelompok masyarakat telah terjadi asimilasi itu berarti budaya yang dianut anggota kelompok masyarakat akan mengalami peleburan. Dalam proses peleburan ini terjadi pertukaran unsur-unsur budaya. Pertukaran budaya dapat terjadi bila suatu kelompok menyerap kebudayaan kelompok lainnya.

Ada banyak sekali contoh asimilasi yang dapat terjadi di lingkungan sekitar, salah satunya adalah pernikahan beda etnis dan ras. Misalnya pasangan Indo-Korea, Indo-Arab, dan masih banyak lagi lainnya. Contoh asimilasi lainnya adalah hadirnya musik dangdut sebagai campuran musik Melayu dan India.

Adanya asimilasi dalam lingkungan terjadi karena adanya beberapa faktor pendukung. Dalam buku berjudul Multikulturalisme dan Toleransi yang ditulis oleh Yanti B. Sugarda (2022:116) dijelaskan bahwa adanya asimilasi dalam suatu kelompok masyarakat dapat terjadi karena adanya berbagai faktor pendukung, berikut ini adalah faktor-faktor pendukung terjadinya asimilasi:

  • Toleransi antar kelompok yang berbeda kebudayaan

  • Kesempatan yang sama dalam bidang ekonomi

  • Kesediaan menghormati dan menghargai orang asing dan kebudayaan yang dibawanya

  • Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat

  • Persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan universal

  • Perkawinan antara kelompok yang berbeda budaya

  • Adanya musuh yang sama dan keyakinan akan kekuatan masing-masing untuk menghadapi musuh tersebut.

Baca juga: Perbedaan Asimilasi dan Akulturasi beserta Faktor Pendorongnya

Demikian pembahasan lengkap mengenai pengertian dan contoh asimilasi yang disajikan lengkap dengan faktor pendukungnya. (DAP)