Contoh Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh bakteri gram positif dan negatif merupakan hasil pemisahan yang dilakukan oleh pewarnaan gram (gram stain). Alat tersebut penting untuk mempelajari dinding sel bakteri.
Dikutip dari Biologi Edisi Kelima Jilid II, Neil A. Campbell dan Kawan-kawan (2003: 108), gram stain merupakan penemuan Hans Christian Gram yang mewarnai bakteri dengan suatu zat warna violet dan yodium, dibilas dengan alkohol, lalu diwarnai dengan warna merah.
Ketahui Contoh Bakteri Gram Positif
Gram positif merupakan respon dari pewarnaan gram berupa warna biru atau ungu. Warna tersebut muncul karena sebagian besar dinding sel bakteri gram positif yang mengandung peptidoglikan menjerat warna violet.
Bakteri gram positif memiliki dinding sel yang lebih sederhana, tebal dan dengan jumlah peptidoglikan lebih banyak.
Contoh bakteri gram positif, antara lain:
Bacillus subtilis, yang secara alami terdapat pada usus manusia dan digunakan untuk fermentasi.
Propionibacterium acnes, yang dapat menyebabkan jerawat.
Streptococcus mutans, yang terdapat dalam rongga gigi dan dapat menyebabkan karies gigi.
Staphylococcus aureus, yaitu pigmen kuning yang menyebabkan berbagai penyakit kulit, seperti bisul.
Contoh Bakteri Gram Negatif
Bakteri gram negatif memiliki sedikit peptidoglikan. Bakteri gram negatif terletak di suatu gel periplastik antara membran plasma dan suatu membran bagian luar. Zat warna violet mudah dibilas dari bakteri gram negatif tapi selnya tetap bisa menahan warna merah.
Umumnya bakteri patogen yang menyebabkan penyakit dari spesies bakteri gram negatif lebih berbahaya daripada spesies dari bakteri gram positif dan resisten terhadap antibiotik.
Contoh bakteri gram positif, antara lain:
Lipopolisakarida, yang bersifat toksik atau beracun karena memiliki membran bagian luar sebagai perlindungan untuk melawan sistem pertahanan inangnya.
Vibrio cholerae, yang merupakan penyebab penyakit kolera.
Treponema pallidum, yaitu penyebab penyakit sifilis yang didapatkan dari aktivitas seksual.
Neisseria gonorhoeae, patogen yang menyebabkan penyakit gonorhea. Bakteri ini menggunakan alat tambahan bernama pili untuk menempel pada membran mukosa inangnya.
Escherihica coli, yaitu bakteri yang dapat menyebabkan diare.
Baca juga: Mengenal Bentuk-bentuk Bakteri beserta Contohnya
Contoh bakteri gram positif dan negatif digunakan para peneliti di laboratorium. Hasilnya berupa identifikasi bakteri yang menguntungkan untuk dimanfaatkan dan bakteri yang merugikan untuk dicarikan cara pencegahannya. (lus)
