Konten dari Pengguna

Contoh Bilangan Cacah dan Bulat dalam Matematika

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Bilangan Cacah, sumber: Pexels/TimaM
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Bilangan Cacah, sumber: Pexels/TimaM

Contoh bilangan cacah dan bulat adalah informasi yang perlu dipahami karena sering muncul dalam soal ujian. Materi ini tidak bisa lepas dari pelajaran matematika dan akan sering dijumpai, baik di tingkat SD hingga SMA.

Bilangan cacah merupakan himpunan bilangan asli ditambah 0, sedangkan bilangan bulat merupakan angka yang bisa ditulis tanpa imbuhan pecahan atau desimal. Memahami kedua jenis bilangan ini akan membantu siswa dalam mengerjakan soal-soal matematika.

Contoh Bilangan Cacah

Ilustrasi Contoh Bilangan Cacah, sumber: Pexels/AndreaPiacquadio

Contoh bilangan cacah bisa diketahui dari bilangan-bilangan yang membentuk himpunan. Adapun himpunan bilangan cacah memuat beberapa angka yang termasuk anggota bilangan cacah. Bilangan cacah umumnya diberi notasi W dan ditulis seperti berikut.

W = {0, 1, 2, 3, 4, ….} Atau W = {0} U N. Dengan N merupakan bilangan asli.

Mengutip buku Ringkasan Materi dan Latihan Soal Matematika Kelas 4 SD/MI, Candra Himawan & Emi Kurniati (2017), bilangan cacah merupakan bilangan positif mulai 0 sampai tak terhingga, namun hanya khusus untuk bilangan-bilangan bulat.

Bilangan cacah dimulai dari angka 0. Apabila dimulai dari angka 1 dan seterusnya, maka dinamakan bilangan asli.

Hal ini pula yang membuat bilangan cacah disebut sebagai bilangan asli ditambah 0. Artinya juga, tak ada bilangan negatif seperti -1, -2, dan seterusnya yang masuk kategori bilangan cacah ini.

Contohnya, jika terdapat soal yang meminta siswa menyebutkan bilangan cacah kurang dari 10, maka jawabannya adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.

Contoh Bilangan Bulat

Ilustrasi Contoh Bilangan Cacah, sumber: Pexels/AgungPenditWiguna

Bilangan bulat merupakan jenis bilangan selain desimal dan pecahan dalam matematika. Umumnya, bilangan bulat digunakan untuk menjelaskan suatu hal yang berlawanan. Contohnya, untuk menyatakan ketinggian pesawat terbang atau kedalaman kapal selam.

Bilangan bulat ada dua jenis, yakni bilangan bulat positif dan negatif. Contoh bilangan bulat positif adalah 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan seterusnya. Adapun contoh bilangan bulat negatif adalah -10, -9, -8, -7, -6, -5, -4, -3, -2, dan -1.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Bilangan Rasional, Jenis, dan Cirinya

Contoh bilangan cacah dan bulat yang dijelaskan di atas bisa digunakan sebagai referensi untuk belajar oleh siswa. Dengan memahami materi ini, maka akan lebih mudah dalam mengerjakan soal-soal matematika. (DLA)