Contoh Cerita Lebaran di Kampung Halaman yang Istimewa dan Tak Terlupakan

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2025 menjadi peristiwa penting yang istimewa. Momen yang ditunggu-tunggu setelah sebulan penuh melakukan ibadah puasa Ramadan. Salah satu tradisi di hari Lebaran adalah mudik, pulang ke kampung halaman. Cerita lebaran di kampung halaman, hal yang istimewa dan tak terlupakan.
Untuk anak-anak sekolah, siswa siswi yang merayakan Lebaran, sebelum libur sekolah, Bapak/Ibu Guru sering memberi tugas tentang Lebaran yang istimewa. Salah satu tema yang diberikan sebagai tugas adalah membuat cerita Lebaran.
Cerita Lebaran di Kampung Halaman Bersama Keluarga
Sebagai tradisi yang dilakukan umat muslim di Indonesia, mudik di hari Lebaran, seperti suatu keharusan. Cerita Lebaran di kampung halaman, merupakan bagian dari tradisi mudik.
Inilah contoh cerita tentang Lebaran di kampung halaman bersama keluarga sebagai bagian dari tugas sekolah siswa SD.
Aku bahagia. Hari yang kunanti-nantikan telah tiba.
Hari ini, aku, Mama, Papa, kakak dan adik akan pulang ke kampun halaman Papa di Yogyakarta. Kami akan berlebaran di rumah Eyang Kung dan Eyang Uti.
Kata Papa, adik Papa yang tinggal di Inggris, akan pulang kampung juga bersama sepupu-sepupuku setelah bertahun-tahun mereka tidak merayakan Idulfitri di Indonesia.
Aku sudah tidak sabar bertemu dengan saudara sepupuku. Melakukan banyak kegiatan di desa. Rumah Eyang terletak di Yogyakarta bagian utara. Pedesaan yang istimewa karena walau sudah modern tapi masih banyak sawah dan masih ada yang memelihara kerbau, ayam, sapi, dan bebek.
Aku sangat senang kalau Mama dan Papa mengajak mudik ke rumah Eyang. Sering bosan dengan pemandangan di Jakarta.
Karena Libur Lebaran 2025 agak panjang, Mama dan Papa mengajak kami mudik.
Kami tiba di rumah Eyang dua hari sebelum Lebaran. Sepupu-sepupuku malah sudah tiba di pertengahan bulan puasa. Eyang merasa senang anak dan cucunya bisa berkumpul bersama. Eyang putri sibuk membuatkan kami makanan yang enak-enak untuk berbuka puasa.
Aku dan saudara sepupuku bersama Eyang kakung ke mushola dekat rumah. Di mushola itu ada kegiatan bulan puasa khusus untuk anak-anak.
Di Malam takbiran, aku dan saudara sepupuku mengikuti kegiatan Takbir Keliling bersama anak-anak pengajian lainnya. Kami berkeliling kampung sambi takbiran.
Di hari Lebaran, kami salat Id di lapangan sepakbola yang luas di kampung halaman Papa. Banyak sekali orang yang salat di lapangan itu.
Setelah salat, di tempat tinggal Eyang, ada kegiatan Syawalan. Seluruh warga berkumpung di Balai Pertemuan Kampung, tua muda dan anak-anak mengikuti kegiatan bersalam-salaman saling memaafkan. Jika ada orang tua yang sudah sepuh dan tidak bisa mengikuti Syawalan, kami berduyun-duyun ke rumah Bapak/Ibu sepuh tersebut, untuk bersilaturahmi.
Kegiatan yang menyenangkan, karena bisa berkumpul bersama. Cerita Lebaran di Kampung Halaman Papa sangat menyenangkan.(IJS)
Baca Juga: Contoh Cerita Liburan Lebaran Bahasa Inggris
