Contoh Distribusi Semi Langsung dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Pengertian

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak jenis kegiatan distribusi dalam ekonomi salah satunya adalah distribusi semi langsung. Contoh distribusi semi langsung yang banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari adalah produsen makanan ringan menjual produknya lewat pedagang eceran.
Kegiatan distribusi sangat penting dilakukan karena dapat meningkatkan angka penjualan bisnis. Selain itu, distribusi juga membantu produsen dalam memasarkan produknya ke konsumen.
Pengertian dan Contoh Distribusi Semi Langsung
Mengutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial Ekonomi untuk SMP dan MTs Kelas VII, Deliarnov, (2006:59), pengertian distribusi semi langsung adalah produsen mengirim barang dagangannya langsung ke konsumen melalui pedagang eceran.
Sebagian produsen melakukan distribusi ini karena lokasinya berdekatan dengan pedagang eceran. Jadi, konsumen bisa langsung membeli produk tersebut di warung-warung terdekat. Ada beberapa alasan mengapa produsen melakukan distribusi semi langsung.
Seperti produsen memiliki hubungan yang cukup dekat dengan konsumen dan tidak memiliki biaya yang cukup untuk aktivitas distribusi yang lebih besar.
Sehingga produsen mengirim produk ke warung kecil agar konsumen lebih mudah membelinya. Berikut ini beberapa contoh distribusi semi langsung yang sering terjadi di sekitar.
Pabrik tekstil mengirim produknya langsung ke conventer
Penjual jamu menjual langsung produknya ke toko tujuan
Pedagang roti mengirim produknya ke warung-warung kecil
Pedagang batik menjual produknya ke toko busana
Penjualan tiket lewat agen resmi
Perusahaan KAI menjual berbagai produk ke beberapa toko miliknya
Perusahaan sarung menjual produknya ke berbagai kota
Produsen mobil dan motor menjual produknya lewat dealer
Supermarket membuka cabang di berbagai kota
Produsen kerudung yang menjual produknya ke toko busana
Kelebihan Sistem Distribusi Semi Langsung
Sistem distribusi semi langsung memiliki beberapa kelebihan yang dapat meningkatkan angka penjualan bisnis. Berikut beberapa kelebihan menggunakan sistem distribusi semi langsung.
1. Memperluas Jangkauan Konsumen
Apabila seorang produsen menggunakan sistem distribusi semi langsung, maka jangkauan konsumennya akan meluas. Hal ini karena produsen menjadi lebih mudah mendapatkan konsumen baru.
2. Mengurangi Biaya Distribusi yang Besar
Selain itu, produsen juga bisa menghemat pengeluaran dari kegiatan distribusi yang sering memakan banyak biaya. Hal ini karena biaya pengirimannya menjadi lebih murah.
Baca Juga: Macam-Macam Pembagian Pasar berdasarkan Luasnya
Contoh sistem distribusi semi langsung memiliki banyak kelebihan salah satunya adalah dapat menghemat pengiriman. Sehingga tidak sedikit produsen yang menggunakan sistem distribusi semi langsung. (GTA)
