Contoh Invoice beserta Format dan Tujuan Pembuatannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Invoice merupakan faktur atau nota yang berisi data tentang penjualan atau pembelian suatu barang. Contoh invoice yang biasa digunakan dalam kegiatan bisnis sangat beragam. Biasanya invoice disusun dalam format tertentu.
Ulasan tentang pengertian, tujuan pembuatan invoice beserta contoh invoice dan format penyusunannya dalam artikel ini dapat Anda pahami untuk mengenal susunan invoice yang digunakan dalam transaksi bisnis.
Pengertian dan Contoh invoice Lengkap dengan Tujuan Penyusunannya
Ketika melakukan transaksi suatu barang, tak jarang kita menerima dokumen khusus yang berisi informasi detail barang yang kita beli atau kita jual. Dokumen tersebut dikenal dengan istilah invoice. Penjelasan mengenai definisi invoice dipaparkan secara lengkap dalam buku berjudul Surat Berharga: Suatu Tinjauan Yuridis dan Praktis yang disusun oleh James Julianto Irawan, S.H., M.H. (2016: 249).
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa invoice atau faktur dapat didefinisikan sebagai perincian harga barang yang dikeluarkan pihak tertentu yang berlaku sebagai penjual atas suatu penawaran terhadap suatu transaksi atau sebagai tanda bukti transaksi.
Invoice juga dapat digunakan sebagai alat penagihan atas nilai yang tercantum di dalamnya kepada pihak tertentu yang berlaku sebagai pembeli yang disebutkan di dalam faktur atau invoice.
Pada faktur atau invoice terdapat beberapa data penting seperti nama barang, merek, ukuran, harga satuan, harga total, diskon, syarat pembayaran dan informasi lainnya yang dibutuhkan. Secara umum, sebuah invoice memiliki format isi sebagai berikut:
Identitas penyedia jasa, seperti nama, alamat, nomor kontak baik pihak pembeli maupun pihak penjual.
Tanggal penerbitan invoice
Nomor dan tanggal Letter of Credit yang bertanggung jawab pada invoice yang diterbitkan
Uraian atau identitas barang seperti jumlah satuan barang, berat barang, harga satuan barang, harga total, nomor pengepakan barang, tanda pengiriman, keterangan tambahan lain yang dicantumkan dalam invoice sesuai dengan ketentuan letter of credit
Tanda tangan penjual barang.
Secara umum, invoice terbagi menjadi tiga jenis yaitu pro-forma invoice yang merupakan faktur yang masih dalam bentuk penawaran dari penjual pada pembeli. Kemudian jenis invoice lainnya adalah commercial invoice yaitu nota perincian tentang keterangan barang yang dijual dan harga dari barang tersebut.
Selanjutnya ada consular invoice yang merupakan invoice yang dikeluarkan oleh instansi resmi seperti kedutaan besar atau konsulat. Dalam kegiatan bisnis, terdapat beberapa contoh invoice yang digunakan, antara lain:
Invoice Jasa: faktur yang dikeluarkan untuk pembayaran jasa yang telah dilakukan
Invoice Penagihan: faktur atau tagihan yang diberikan kepada pelanggan untuk suatu transaksi
Invoice Penjualan: bukti transaksi berupa tagihan yang dikeluarkan oleh penjual kepada pembeli.
Invoice uang muka: bukti transaksi yang dilakukan secara mencicil atau kredit. Dalam invoice ini berisi informasi jumlah pembayaran barang dan jasa dari pembeli kepada konsumen.
Baca juga: Ini Perbedaan Faktur dan Invoice dalam Dunia Bisnis Profesional
Demikian ulasan tentang pengertian, format susunan, tujuan penyusunan invoice beserta contoh invoice. Dengan begitu, Anda dapat mengenal jenis-jenis invoice dan menggunakan invoice sebagaimana mestinya. (DAP)
