Konten dari Pengguna

Contoh Kultum tentang Keutamaan Puasa Ramadan untuk Referensi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kultum tentang keutamaan puasa ramadan. Sumber: Pixabay / mufidpwt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kultum tentang keutamaan puasa ramadan. Sumber: Pixabay / mufidpwt

Di bulan Ramadan, sembari menunggu waktu berbuka puasa di masjid, biasanya terdapat ustaz yang menyampaikan kultum Ramadan. Kultum Ramadan bisa mengangkat berbagai tema, seperti contoh kultum tentang keutamaan puasa Ramadan.

Istilah kultum sebenarnya merupakan singkatan dari kuliah tujuh menit. Namun, saat ini, kultum sering dimaknai sebagai ceramah yang membutuhkan waktu lebih dari tujuh menit.

Contoh Kultum tentang Keutamaan Puasa Ramadan

Ilustrasi contoh kultum tentang keutamaan puasa ramadan. Sumber: Pixabay / mufidpwt

Dalam buku 52 Kultum Favorit untuk Muslimah Sepanjang Tahun, Zakiah Nur Jannah & Noor Hafild, (halaman 1), kultum atau kuliah tujuh menit juga dinilai sebagai seni, yakni seni menyampaikan sesuatu kepada orang banyak dengan durasi waktu tidak banyak, hanya tujuh menit saja, sesuai dengan namanya, yaitu kultum.

Jadi, kultum adalah menyampaikan ceramah atau nasihat yang baik secara singkat tetapi bermakna.

Berikut ini adalah contoh kultum tentang keutamaan puasa Ramadan yang bisa dijadikan sebagai referensi.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اَلْحَمْدُ للّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلَامُ عَلىَ اَشْرَفِ اْللأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِناَ وَمَوْلٰنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، اَمَّا بَعْدُ

Saudara-saudaraku yang dimuliakan oleh Allah.

10 hari pertama sudah hampir terlalui. Namun, sudahkah kita memaknai puasa yang kita lakukan selama hampir 10 hari ini?

Apakah puasa kita hanya senilai menahan lapar dan haus saja? Ataukah kita sudah berhasil menahan hawa nafsu juga? Hawa nafsu untuk marah, hawa nafsu untuk belanja, dan lain sebagainya.

Saudaraku sekalian.

Puasa adalah ibadah yang sangat rahasia atau bersifat sirriyah, karena yang mengetahui seseorang melakukan ibadah puasa atau tidak adalah orang yang bersangkutan dan Allah Swt.

Maka tak heran, Allah Swt menjanjikan balasan yang berlipat ganda. Seperti dalam sebuah hadits Rasulullah saw.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari disebutkan: "Allah berfirman dalam hadits qudsi: "Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu (Allah). Puasa adalah untukKu (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat gandanya."

Kaum muslimin rahimakumullah. Selain akan mendapatkan balasan yang berlipat ganda, ada banyak keutamaan seseorang yang melakukan ibadah puasa Ramadan, yaitu:

Pertama, bau mulut orang yang berpuasa itu, di sisi Allah, baunya lebih harum daripada minyak kasturi.

Kedua, orang yang berpuasa akan memiliki dua macam kegembiraan. Kegembiraan pertama yaitu saat datangnya waktu berbuka, dan kegembiraan kedua yaitu saat bertemu dengan Tuhannya (Allah).

Keutamaan puasa Ramadan yang ketiga, yaitu bisa masuk ke surga melalui pintu Ar-rayyan. Dalam sebuah hadits disampaikan Dari Sahl bin Sa'ad radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi saw, beliau bersabda:

“Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar rayyan“. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa.” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya.” (HR. Bukhari no. 1896 dan Muslim no. 1152).

Saudaraku sekalian yang dimuliakan Allah, itulah beberapa di antara banyaknya keutamaan bagi orang-orang yang berpuasa.

Maka dari itu, selagi masih ada waktu, mari kita maksimalkan bulan Ramadan ini untuk meneguk nikmat pahala yang telah Allah siapkan. Jangan sampai kita menyesal saat Ramadan berlalu dari hadapan.

Hadirin sekalian, mungkin hanya ini yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Mohon maaf apabila terdapat kekurangan atau kekhilafan.

Wabillahittaufiq wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Baca juga: Perbedaan Kultum dan Ceramah beserta Pengertiannya

Itulah contoh kultum tentang keutamaan puasa Ramadan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Semoga bermanfaat untuk pembaca yang sedang menyiapkan kultum Ramadan. (ARN)