Contoh Pengisian Refleksi Tindak Lanjut Disiplin Positif

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh pengisian refleksi tindak lanjut disiplin positif penting oleh guru merupakan hal penting yang perlu dilakukan di platform PMM (Platform Merdeka Mengajar). Pengisian ini dilakukan setelah kepala sekolah melakukan observasi kelas.
Dalam proses pengisian refleksi tindak lanjut tersebut, guru akan menjawab beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan langkah-langkah yang akan diambil untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan.
Contoh Pengisian Refleksi Tindak Lanjut Disiplin Positif
Mengutip dari buku Penelitian Tindakan Kelas: Teori dan Penerapannya, Leon A. Abdillah, dkk (2021:140), refleksi adalah kegiatan penilaian yang dilakukan oleh pihak terkait terhadap proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik di masa yang akan datang.
Dalam kegiatan refleksi, guru juga dapat menentukan tindak lanjut yang perlu diambil, seperti pengayaan bagi siswa yang sudah menguasai materi dan perbaikan (remedial) bagi siswa yang memerlukan bantuan tambahan. Di Platform Merdeka Mengajar, guru diwajibkan untuk mengisi refleksi tindak lanjut, termasuk yang terkait dengan disiplin positif.
Untuk membantu guru dalam mengisi dokumen di platform tersebut, berikut adalah contoh pengisian refleksi tindak lanjut disiplin positif.
1. Apa Inspirasi Baru yang Anda Dapatkan dari Upaya Tindak Lanjut?
Pada bagian ini, guru dapat mencatat inspirasi baru yang diperoleh dari tindak lanjut observasi. Berikut beberapa contoh inspirasinya.
Pembentukan disiplin positif tanpa paksaan: "Saya mempelajari bagaimana upaya seorang anak dapat membentuk disiplin positif dalam dirinya tanpa paksaan. Sebagai pendidik, saya menerapkan cara-cara yang lebih positif".
Pembuatan media ajar yang menarik: "Saya menemukan inspirasi dalam menciptakan media ajar yang sesuai dengan kebutuhan serta minat peserta didik sehingga dapat aktif dan fokus dalam menerima materi pelajaran".
Pengembangan keterampilan komunikasi: "Saya berencana untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran yang fokus pada keterampilan berbicara serta mendengarkan serta memperkenalkan kegiatan pembelajaran kolaboratif".
Pemahaman kebutuhan individual peserta didik: "Observasi kelas memberikan wawasan mendalam mengenai kebutuhan akademis serta emosional peserta didik sehingga saya dapat menyesuaikan pengajaran dan pendekatan pembelajaran agar lebih efektif dan inklusif".
Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran: "Saya terinspirasi untuk memanfaatkan teknologi secara lebih efektif dalam proses pembelajaran".
2. Berdasarkan Inspirasi yang Anda Dapatkan, Apa Perubahan Praktik Anda di Ruang Kelas/Satuan Pendidikan yang Telah Anda Lakukan?
Pada kolom ini, guru dapat mengisi perubahan praktik pembelajaran yang sudah dilakukan berdasaekan inspirasi yang diperoleh.
Disiplin positif tanpa paksaan: "Saya mengajak murid melakukan kegiatan yang menyenangkan serta membantu menemukan inspirasi".
Media pembelajaran yang menarik: "Saya memadukan media pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik, seperti integrasi teknologi atau alat digital dalam pembelajaran".
Strategi baru untuk keterlibatan peserta didik: "Saya mengadopsi strategi pembelajaran aktif, diskusi berbasis masalah, dan penggunaan berbagai jenis media untuk memfasilitasi pemahaman yang lebih dalam".
3. Apa 3 Tantangan Paling Sulit yang Akan Anda Hadapi dalam Melakukan Perubahan Tersebut?
Pada bagian ini, guru dapat menuliskan 3 tantangan tersulit yang dihadapi ketika melaksanakan perubahan praktik pembelajaran di kelas.
Ketersediaan sumber daya: "Implementasi perubahan praktik mungkin membutuhkan sumber daya tambahan seperti pelatihan, peralatan, atau bahan ajar yang baru".
Dukungan dari administrasi dan rekan kerja: "Kurangnya dukungan dapat menghambat kemajuan dan mengurangi motivasi".
Evaluasi dan umpan balik: "Mengukur efektivitas perubahan praktik dan menerima umpan balik yang berguna bisa menjadi tantangan dalam merancang sistem evaluasi yang efektif".
4. Bagaimana Rencana Anda dalam Mengatasi Tantangan Tersebut Agar Bisa Memastikan Perubahan Terjadi?
Pada bagian ini, guru dapat mengisi rencana untuk mengatasi tantangan serta memastikan perubahan yang terjadi.
Memanfaatkan referensi yang ada: "Saya akan membuat media ajar yang menarik dengan mencari referensi di internet dan melakukan modifikasi untuk efisiensi".
Mengkomunikasikan tujuan dan manfaat perubahan: "Saya akan melakukan komunikasi dengan peserta didik, rekan kerja, serta administrasi sekolah untuk menjelaskan tujuan perubahan praktik dan manfaatnya bagi pembelajaran".
Mengajak partisipasi dan kolaborasi: "Saya akan mengajak siswa serta rekan kerja untuk dilibatkan dalam proses perubahan dengan cara diskusi terbuka, kolaborasi, dan refleksi pembelajaran".
Pelatihan dan dukungan: "Saya akan menyediakan pelatihan serta dukungan yang diperlukan bagi peserta didik dan rekan kerja untuk memahami serta menjalankan praktik baru dengan baik".
Mengembangkan sistem evaluasi yang efektif: "Saya akan melakukan perancangan sistem evaluasi yang efektif untuk memantau kemajuan dan efektivitas perubahan praktik, serta mengumpulkan umpan balik secara teratur".
Demikian contoh pengisian refleksi tindak lanjut disiplin positif berisi pertanyaan terkait langkah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Adanya contoh tersebut dapat membantu guru yang akan melakukan pengisian di Platform Merdeka Mengajar. (PAM)
Baca Juga: Pengertian Refleksi Framework dan Model-model Refleksi
