Contoh Review Jurnal Internasional Singkat dan Jelas

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa biasanya diberi tugas oleh dosen untuk review jurnal internasional dengan singkat dan jelas. Ada banyak contoh review jurnal internasional singkat yang bisa dijadikan sebagai referensi mahasiswa untuk menyelesaikan tugas.
Ada banyak manfaat review jurnal salah satunya adalah menguji seberapa jauh pemahaman penulis terkait sebuah topik yang diangkat dalam jurnal. Selain itu, hasil review juga bisa menjadi rujukan pertama bagi pembaca.
Contoh Review Jurnal Internasional
Sebelum membuat review jurnal, mahasiswa perlu mengetahui bagaimana cara menulis review yang baik dan benar.
Mengutip dari buku Skripsi itu Mudah, Teuku Amnar Saputra, (2021:45), bagian pertama yang dilihat saat akan review jurnal internasional adalah judul kemudian abstrak. Dengan melihat dua bagian tersebut.
Biasanya akan memahami keseluruhan isi dari jurnal tersebut. Abstrak adalah ringkasan dari hasil penelitian dan terdapat masalah, tujuan, serta metode penelitian yang digunakan.
Berikutnya adalah membuat catatan penting sebelum review jurnal agar hasilnya bagus. Berikut ini ada contoh review jurnal internasional yang baik dan benar.
Reviewer : Agus Ahmad
Tanggal : 22 Oktober 2015
1. Abstrak
Jurnal dengan judul The effectiveness of Time Management Strategies Instruction on students berisi tentang bagaimana efek penerapan waktu strategis manajemen instruksi terhadap peningkatan manajemen waktu belajar siswa di tahun pertama.
Penulis menyajikan abstrak dengan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia yang langsung menuju pembahasan utama sehingga memudahkan pembaca.
2. Pengantar
Pada paragraf awal, penulis menjabarkan tentang manajemen waktu dengan penetapan prioritas dan tujuan, belajar strategi, perencanaan ragu-ragu, serta bagaimana penyelesaian atas masalah tersebut.
Hal-hal yang dapat berpengaruh terhadap kemampuan individu dalam menggunakan waktu sebaik mungkin seperti stres, penetapan niat dan tujuan, serta peran lingkungan belajar. Penulis juga menjelaskan tentang apa itu manajemen stres.
Pada paragraf berikutnya penulis menjabarkan tentang the construct self efficacy untuk mencari masalah yang mempengaruhi siswa belajar.
Bandura menjelaskan bahwa kemampuan siswa dalam membawa hasil baik dapat memudahkannya untuk memprediksi hasil tersebut.
Faktor personal seperti keyakinan dan sikap, peristiwa yang terjadi di lingkungan, dan perilaku saling berkaitan terhadap cara belajar individu. Paragraf berikutnya menerangkan bahwa terdapat intervensi manajemen waktu.
Mulai dari goals, penjadwalan, pengaturan, pemantauan diri, menyelesaikan masalah, delegasi dan negosiasi, serta memprioritaskan tugas-tugas. Hal tersebut berfokus pada manajemen waktu misalnya dengan membuat to do list.
3. Pembahasan
Penulis membagi menjadi beberapa sub pokok sebagai berikut.
Metode peserta: 30 siswa berpartisipasi yang memenuhi kriteria seperti referensi guru, ketidakmampuan belajar tes skrining, skor IQ pada tes kemampuan mental antara 90 dan 118.
Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 kelas kontrol dan 15 kelas eksperimen.
Instrumen: Terdapat 19 item TMQ yang dikembangkan agar bisa mengetahui manajemen waktu siswa dengan tanggapan biasa, kadang-kadang, dan tidak pernah. Waktu angket diberikan adalah 10 menit dan nilai-nilainya lebih tinggi, jadi hasilnya baik.
Prosedur: Siswa yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini adalah diagnosis LD dari referal guru, siswa yang memiliki kekurangan dengan skor IQ 95 sampai 115, dan skor kinerja membaca dalam waktu minimal 2 tahun di bawah d.
Analisis dan Desain: Efek menerapkan waktu strategi manajemen siswa dinilai menggunakan langkah berulang pada pasca dan pra serta tindak lanjut pengujian.
Hasil: Menunjukkan data analisis ANCOVA yang berkaitan dengan perbedaan tes pasca kontrol dan eksperimen. Hasilnya signifikan di tingkat 0.01.
Diskusi: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari menerapkan manajemen waktu strategis dari manajemen waktu akademik siswa.
4. Kesimpulan
Kesimpulan penelitian ini adalah untuk menambah literatur tentang efektivitas waktu strategi manajemen instruksi dengan aktivitas belajar siswa penyandang disabilitas. Hasilnya menunjukkan efektif dalam meningkatkan manajemen waktu akademik.
5. Kelebihan dan Kelemahan Penelitian
Kelebihannya adalah bahasa yang digunakan oleh peneliti mudah dipahami oleh pembaca yang ingin mencari rujukan dengan tema serupa.
Namun, kelemahannya adalah penulis tidak detail dalam menjabarkan hasil yang didapatkan.
Baca Juga: 4 Contoh Jurnal Penutup dan Penjelasannya
Mahasiswa bisa membaca contoh review jurnal internasional di atas jika mendapatkan tugas dari dosen. Tentu saja penting untuk mengetahui langkah-langkah dalam review jurnal yang benar. (GTA)
