Contoh Surat Resmi dan Tidak Resmi untuk Berbagai Keperluan dan Cara Membuatnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat merupakan salah satu media yang bisa digunakan untuk berkomunikasi. Secara garis besar, surat dibagi menjadi dua, yaitu surat resmi dan surat tidak resmi. Agar mudah memahaminya, bisa melihat contoh surat resmi dan tidak resmi.
Sebenarnya tujuan dari surat resmi dan tidak resmi sama saja, yaitu untuk menyampaikan sebuah pesan atau informasi. Tapi bedanya, surat resmi digunakan oleh instansi, sedangkan surat tidak resmi digunakan oleh individu atau orang biasa.
Pengertian dan Contoh Surat Resmi dan Tidak Resmi
Dikutip dari buku Bahasa Indonesia karya Agus Supriatna, (Grafindo) dijelaskan bahwa surat resmi adalah surat yang dalam penulisannya memiliki kaidah dan ketentuan yang berlalu. Sedangkan surat tidak resmi menggunakan ragam kekeluargaan.
Untuk membedakannya, berikut adalah contoh surat resmi dan tidak resmi.
1. Contoh Surat Resmi
[Logo Perusahaan]
Nama Perusahaan
Alamat Perusahaan
Kota, Kode Pos
Telepon: xxx-xxx-xxxx
[Tanggal]
[Alamat Penerima Surat]
Kota, Kode Pos
Perihal: Permintaan Informasi Penawaran Produk
Kepada,
[Yth. Nama Penerima Surat]
[Jabatan]
[Nama Perusahaan]
[Alamat Perusahaan]
[Kota, Kode Pos]
Dengan hormat,
Kami, PT XYZ, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang [sebutkan bidang usaha]. Melalui surat ini, kami ingin meminta informasi lebih lanjut mengenai produk-produk yang ditawarkan oleh perusahaan Anda.
Kami tertarik dengan produk-produk yang telah Anda kembangkan, terutama [sebutkan jenis produk atau kategori]. Kami berharap dapat menerima informasi terkait spesifikasi produk, harga, jumlah minimal pemesanan, syarat dan ketentuan pembayaran, serta waktu pengiriman.
Apabila memungkinkan, kami juga mengharapkan agar kami dapat mendapatkan sampel produk untuk kami evaluasi sebelum mengambil keputusan pembelian. Kami siap menanggung biaya pengiriman dan sampel tersebut akan kami gunakan hanya untuk keperluan evaluasi internal.
Kami mengharapkan agar informasi yang diminta dapat dikirimkan kepada kami secepatnya melalui alamat email info@perusahaan.com atau melalui surat pos ke alamat perusahaan kami. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, silahkan hubungi kami di nomor telepon yang tertera di atas.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasama Anda. Kami berharap dapat menjalin kerjasama yang baik dalam waktu dekat.
Hormat kami,
[Nama]
[Jabatan]
[PT XYZ]
2. Contoh Surat Tidak Resmi
Kepada,
[Yth. Nama Penerima Surat]
[Alamat Penerima Surat]
[Kota, Kode Pos]
Halo [Nama Penerima Surat],
Hari ini saya menulis surat ini untuk mengucapkan terima kasih atas bantuan yang Anda berikan beberapa waktu lalu. Saya sangat menghargai waktu dan usaha Anda dalam membantu saya menyelesaikan tugas tersebut.
Tugas tersebut cukup menantang bagi saya, tetapi dengan bantuan Anda, saya berhasil menyelesaikannya dengan baik. Saya sangat berterima kasih atas kesediaan Anda untuk menjelaskan konsep yang rumit dan memberikan saran yang berharga.
Bantuan Anda tidak hanya membantu saya menyelesaikan tugas dengan sukses, tetapi juga memberikan saya pemahaman yang lebih mendalam tentang topik tersebut. Saya sangat beruntung memiliki Anda sebagai teman dan mentor.
Sekali lagi, terima kasih banyak atas bantuan dan dukungan Anda. Saya berharap dapat membalas budi baik ini di lain waktu. Jika ada sesuatu yang bisa saya bantu, jangan ragu untuk menghubungi saya.
Semoga kebaikan yang Anda berikan kepada saya juga dikembalikan kepada Anda dalam bentuk yang berlipat ganda.
Salam hangat,
[Nama Anda]
Terkait dengan cara membuat surat resmi dan surat tidak resmi, maka hal paling utama yang perlu diperhatikan adalah penggunaan bahasa. Di mana dalam surat resmi harus menggunakan bahasa yang formal dan sesuai aturan bahasa Indonesia.
Hal kedua adalah struktur dari surat tersebut, di mana dalam membuat surat resmi harus memperhatikan struktur sedangkan dalam surat tidak resmi tidak ada struktur khusus.
Baca juga: Contoh Persuasi, Ciri, dan Struktur Teks Persuasi
Demikian adalah pembahasan mengenai contoh surat resmi dan tidak resmi serta beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat membuatnya. (WWN)
