Konten dari Pengguna

Daging Sandung Lamur Bagian Apa? Ini Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi daging sandung lamur bagian apa? Sumber foto: Pexels/Lukas
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi daging sandung lamur bagian apa? Sumber foto: Pexels/Lukas

Mengenali bagian dari daging sapi akan memudahkan dalam proses memasak. Seperti sandung lamur yang memiliki lapisan lemak cukup tebal. Kendati sering banyak digunakan di berbagai menu berkuah, tapi pertanyaan sandung lamur bagian apa sering ditanyakan ke penjual daging.

Sandung lamur atau brisket merupakan bagian dari daging sapi yang kaya rasa berlemak. Tektsurnya lembut, tidak sulit menemukannya baik di pasar tradisional hingga modern dan harganya pun murah.

Mengenal Daging Sandung Lamur Bagian Apa?

Ilustrasi daging sandung lamur bagian apa. Sumber foto: Pexels/mali maeder

Ada istilah lain untuk menyebut sandung lamur atau brisket yaitu tetelan. Serat dagingnya agak sedikit dan cukup alot dengan banyak bagian lemak keras yang tidak meleleh saat dimasak.

Lantas, sandung lamur bagian apa?

Dikutip dari buku 505 Makanan Favorit Nusantara, Martha Pratana, Nanit, fLo (2008:15), sandung lamur atau brisket, yaitu bagian daging sapi yang berasal dari bagian dada bawah sekitar ketiak.

Sebenarnya hampir semua hewan yang memiliki bagian dada bawah akan mempunyai bagian daging ini, akan tetapi istilah “sandung lamur” lebih identik ke bagian daging sapi.

Biasanya bagian daging sapi ini agak berlemak, tapi lemaknya terasa padat, kenyal berbeda dengan lemak dari bagian lain. Umumnya sandung lamur biasa digunakan untuk masakan khas Padang seperti asam padeh, rawon dari Jawa Timur dan soto daging.

Apabila ingin membeli daging sandung lamur yang segar, berikut ini ciri-ciri yang perlu diperhatikan yaitu:

  • Lemaknya tidak terlalu tebal, jadi rasio antara daging serta lemak pas.

  • Warna masih merah segar dan belum berubah.

  • Tidak bau. Apabila daging sudah tidak segar akan menimbulkan bau amis yang tidak enak.

Cara Merebus dan Menyimpan Daging Sandung Lamur

Ilustrasi cara merebus dan menyimpan daging sandung lamur. Sumber foto: Pexels/Markus Spiske

Setelah membeli daging sandung lamur, cara merebusnya untuk kaldu bisa dilakukan dengan cara rebus dari air masih dingin. Hal ini dilakukan karena merebus di air dingin, pori-pori daging masih membuka, sehingga rasa daging akan mudah meresap di kaldu.

Cukup rebus daging ini setengah matang saja agar ‘jusnya’ keluar dan meresap di air. Setelah itu, daging bisa dipotong-potong dan bisa direbus kembali bersama rempah-rempah yang telah disiapkan.

Jika stok daging ini berlebih dan belum mau diolah, bisa menyimpannya ke wadah yang tertutup rapat. Lalu, simpan di freezer. Dengan penyimpanan yang tepat ini, daging sandung lamur bisa bertahan satu hingga dua tahun.

Demikian penjelasan dari pertanyaan sandung lamur bagian apa. Bagian daging ini sangat cocok dijadikan kaldu untuk berbagai jenis masakan. (RAN)

Baca juga: Babat Sapi Bagian Apa? Ini Penjelasannya