Dampak Amandemen UUD NRI 1945 Bagi Warga Indonesia, Apa Saja?

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

UUD NRI 1945 adalah konstitusi negara. Dalam perkembangannya, UUD NRI mengalami beberapa kali perubahan atau amandemen. Adanya perubahan tersebut memberikan dampak amandemen UUD NRI 1945 bagi warga Indonesia.
Undang-undang ini disahkan oleh PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tanggal 18 Agustus 1945. UUD NRI 1945 memiliki peran sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dampak Amandemen UUD NRI 1945 bagi Warga Indonesia
Mengutip buku Kewenangan Legislatif dan Eksekutif Dalam Pembentukan Undang-Undang Sebelum dan Sesudah Amandemen Undang-Undang Dasar 1945, Evi Oktarina (2021: 21), istilah amandemen berasal dari Bahasa Inggris, yaitu amendment yang berarti perubahan. Dari adanya perubahan itu, tentu terdapat dampak amandemen UUD NRI 1945 bagi warga Indonesia.
Hingga saat ini, sejak tahun 1999, UUD NRI 1945 telah mengalami amandemen sebanyak empat kali. Berikut adalah beberapa dampak amandemen UUD NRI 1945 bagi warga Indonesia.
1. Dampak Positif
Pasal dalam undang-undang 1945 dapat menyesuaikan perkembangan zaman. Menghilangkan pasal-pasal yang multitafsir pada UUD 1945. Dapat menyesuaikan UUD 1945 dengan perkembangan zaman.
UUD 1945 menyesuaikan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan adanya amandemen UUD 1945, beberapa pasal yang tidak sesuai dapat dihilangkan. Hal ini tentu berdampak positif pada masyarakat dan UUD 1945 lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sebelum adanya amandemen UUD NRI 1945, terdapat beberapa pasal yang dapat memicu perbedaan pandangan pada masyarakat. Dengan adanya amandemen, pasal-pasal tersebut dapat dihilangkan, sehingga mengurangi perbedaan pandangan pada masyarakat.
Dulu warga negara Indonesia tidak bebas memilih DPR atau DPRD. Setelah adanya amandemen, masyarakat Indonesia memiliki kebebasan memilih secara langsung.
Dulu memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM) bisa saja mengakibatkan pencekalan atau pemenjaraan dari pemerintah karena tuduhan melawan Negara. Namun, setelah adanya amandemen UUD NRI 1945, memperjuangkan HAM adalah memperjuangkan Konstitusi Negara sehingga pemerintah harus juga mendukungnya.
2. Dampak Negatif
Jika dilakukan secara terus-menerus, amandemen dapat mengubah aturan atau regulasi yang sudah final. Hal ini menyebabkan kebingungan atau kebingungan tentang aturan.
Dengan revisi terus-menerus, masyarakat akan bingung karena sistem yang terus berubah. Hal-hal yang berhubungan dengan masyarakat juga menjadi rancu karena adanya kebingungan.
Amandemen menimbulkan pertanyaan besar tentang keabsahan UUD 1945 itu sendiri karena telah mengalami begitu banyak perubahan dan isinya tidak lagi spesifik.
Perubahan atau amandemen yang dilakukan dapat meninggalkan masalah lain yang tidak pernah berakhir.
Baca juga: Apa Isi dari Amandemen ke-4 UUD 1945? Inilah Penjelasannya
Demikianlah ulasan mengenai dampak amandemen UUD NRI 1945 bagi warga Indonesia. Perlu diingat, perubahan atau amandemen merupakan salah satu hal yang baik. Namun, jika dilakukan secara berlebihan tentu akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat bahkan bagi negara. (BAI)
