Konten dari Pengguna

Dampak Positif dan Negatif Bioteknologi bagi Kehidupan Manusia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

dampak positif dan negatif bioteknologi. Sumber: pexels.com/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
dampak positif dan negatif bioteknologi. Sumber: pexels.com/Pixabay

Bioteknologi memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu penting untuk mengetahui apa saja dampak positif dan negatif bioteknologi sehingga manusia bisa menggunakannya dengan bijak.

Adapun bioteknologi sendiri adalah cabang ilmu biologi yang berfokus dalam mempelajari pemanfaatan makhluk hidup. Contohnya adalah pemanfaatan fungi, bakteri, virus, dan sebagainya.

Sejarah Singkat Bioteknologi dan Penerapannya

dampak positif dan negatif bioteknologi. Sumber: pexels.com/Alexy Almond

Cabang ilmu biologi ini sangat mempengaruhi proses produksi dalam menghasilkan jasa dan barang yang akan digunakan oleh manusia. Manusia perlu terus melakukan inovasi untuk menghasilkan barang yang bermanfaat.

Mengutip dari buku BUPERI Ilmu Pengetahuan Alam, Dewi Nur Halimah, (161), bioteknologi sebenarnya sudah dikenal dari lama walaupun pada zaman dulu belum ada istilah ini. Contohnya pada abad ke-19 manusia sudah mulai membuat produk makanan.

Seperti yoghurt, keju, tempe, roti, cuka, dan sebagainya. Bahkan orang Sumeria dan Babilonia sudah mengkonsumsi bir sejak abad ke 6000 SM. Orang Mesir sejak tahun 4000 SM juga sudah mengetahui cara membuat adonan kue asam.

Ilmuwan asal Hungaria Karl Ereky mulai mempopulerkan istilah bioteknologi ke masyarakat luas pada tahun 1919. Karl Ereky menggunakan istilah tersebut untuk menjelaskan interaksi antara bidang teknologi dan biologi yang dikombinasikan.

Sedangkan pengertian bioteknologi berasal dari kata bio (hidup), teknos (teknologi), dan logos (ilmu). Di bawah ini beberapa contoh penerapan bioteknologi di berbagai bidang.

1. Kuliner

  • Pembuatan kecap dari bahan kedelai dan memanfaatkan enzim Protease serta Aspergillus soyae

  • Pembuatan keju dengan enzim Lipase dan agen Biologi yaitu Lactobacillus

  • Es krim yang dibuat dari susu dengan enzim Laktase serta bakteri Saccharomyces fragilis

2. Kesehatan

  • Insulin adalah hormon buatan yang bisa membantu mengontrol kadar gula darah yang dibutuhkan penderita diabetes.

  • Antibodi monoklonal buatan yang digunakan untuk membunuh sel kanker dan tumor.

  • Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk meningkatkan sistem imun.

Dampak Positif dan Negatif Bioteknologi

dampak positif dan negatif bioteknologi. Sumber: pexels.com/Life of Pix

Ada banyak hal positif yang didapatkan dari penerapan bioteknologi, namun ada juga dampak negatifnya. Berikut ini dampak positif dan negatif bioteknologi.

1. Dampak Negatif

  • Dapat menyebabkan kerusakan ekosistem lingkungan seperti adanya kapas Bt yang bisa mengurangi populasi kupu-kupu dan ulat.

  • Bisa mencemari lingkungan karena air sisa produksi barang sering dibiarkan begitu saja.

  • Menghambat aktivitas otak karena mengkonsumsi produk beralkohol seperti air tape, wiski, dan bir.

2. Dampak Positif

  • Bisa menghasilkan produk makanan yang inovatif karena memanfaatkan jamur dan bakteri.

  • Memudahkan proses perkembangbiakan makhluk hidup hingga memiliki ketahanan yang baik.

  • Menghasilkan penemuan baru di bidang kesehatan seperti vaksin dan obat-obatan.

Baca Juga: 2 Contoh Perubahan Evolusi dari Sudut Pandang Biologi

Dengan mengetahui apa saja dampak positif dan negatif bioteknologi bagi kehidupan akan membuat manusia lebih memperhatikan lingkungan. Hal ini karena dampaknya bisa merusak ekosistem jika dibiarkan begitu saja. (GTA)