Definisi Kooperatif beserta Manfaat dan Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sikap yang baik adalah sikap yang bernilai positif antar sesama. Bentuk sikap positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu kooperatif. Kooperatif adalah sikap yang menunjukkan mau bekerja sama dan bersedia membantu.
Sikap kooperatif harus ada dalam setiap individu. Jika tidak ada, maka akan membuat individu tersebut menjadi individu egois, tidak percaya diri, selalu pesimis, dan lainnya.
Definisi Kooperatif
Dikutip dari buku Model Dan Pendekatan Pembelajaran, Dr. Adolf Bastian, M.Pd., dan Reswita, M.Pd (2022:66), kooperatif berasal dari kata cooperative yang artinya mengerjakan sesuatu secara bersama-sama dengan saling membantu satu sama lainnya sebagai satu kelompok atau satu tim.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kooperatif memiliki arti bersedia membantu. Sedangkan dalam Cambridge dictionary, kooperatif memiliki arti mau membantu, suka menolong, atau mau melakukan apa yang diminta orang lain.
Manfaat Kooperatif
Banyak manfaat yang dapat kita peroleh dengan menerapkan sikap kooperatif. Berikut ini terdapat beberapa manfaat dari sikap kooperatif.
1. Menghargai Setiap Individu
Dengan adanya sikap kooperatif, setiap individu akan memahami kemampuan orang lain dalam kelompok. Hal ini membuat setiap individu memiliki kesempatan yang sama ketika sedang melakukan diskusi kelompok.
2. Setiap Individu Aktif dalam Memecahkan Permasalahan
Manfaat selanjutnya yaitu setiap individu bisa lebih aktif dalam memecahkan masalah. Hal ini dikarenakan setiap individu memiliki kesempatan yang sama dalam mengutarakan pikiran. Dengan berbagai pemikiran, masalah yang ada cepat teratasi.
3. Menumbuhakan Kerja dalam Tim
Menerapkan sikap kooperatif dalam sebuah tim atau kelompok akan menumbuhkan kerja tim yang akan saling berbagi keterampilan, pengalaman, dan lainnya. Sikap kooperatif perlu diterapkan utamanya di rumah, sekolah, atau tempat kerja.
4. Ikatan Hubungan dan Kegembiraan
Ketika sikap kooperatif terjalin dengan orang lain, maka hubungan antara pihak-pihak terkait akan terjadi ikatan positif. Manfaat akhir dari sikap ini adalah rasa gembira. Sebaliknya, sifat tidak kooperatif justru menimbulkan persaingan.
5. Keterbukaan dan Kepercayaan
Persaingan biasanya membuat seseorang tertutup dan tidak saling mempercayai. Untuk itu, sikap kooperatif diperlukan untuk menciptakan hubungan terbuka dan saling percaya.
6. Harga Diri dan Kekuatan Pribadi
Sikap kooperatif juga berkaitan dengan sikap diri yang lebih besar, meliputi kedewasaan emosional dan identitas pribadi yang kuat. Sikap ini membuat seseorang memiliki harga diri yang lebih tinggi dan memberikan kekuatan diri yang lebih besar.
7. Kesejahteraan Bersama
Lebih jauh, sikap kooperatif bertujuan mencapai kesejahteraan bersama. Untuk mencapai suatu kesejahteraan bersama, akan lebih mudah tercapai jika dilakukan bersama-sama.
Contoh Kooperatif dalam Kehidupan Sehari-hari
Sikap kooperatif dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari contohnya, seperti di sekolah, tempat kerja, rumah, dan lainnya. Berikut contoh sikap kooperatif yang dapat diterapkan.
1. Sekolah
Membantu teman yang kesusahan dalam mengerjakan tugas
Menjalin hubungan yang baik antar teman, tidak bermusuhan
Bersedia untuk ikut dalam kerja kelompok
2. Tempat Kerja
Bersedia berdiskusi untuk memecahkan masalah
Menghargai pendapat orang lain
Mau membantu rekan kerja yang sedang terkena musibah
3. Rumah
Saling membantu dalam membersihkan rumah
Menciptakan suasana keluarga harmonis
Saling terbuka jika mengalami masalah
4. Lingkungan Sekitar
Turut serta dalam kerja bakti
Hadir dalam musyawarah kampung
Saling berbagi makanan dengan tetangga sekitar rumah
Baca juga: 7 Jenis-Jenis Wayang di Indonesia yang Populer
Dengan menerapkan sikap kooperatif dalam kehidupan sehari-hari akan menciptakan suasana yang positif. Tidak menimbulkan pertikaian dan permusuhan. Sehingga hidup akan terasa harmonis. (MRZ)
