Diagonal Layang-Layang: Rumus dan Contoh Soalnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diagonal layang-layang merupakan salah satu elemen penting dalam memahami sifat dan karakteristik bangun datar ini. Layang-layang memiliki dua diagonal yang berbeda panjang, salah satunya membagi bangun menjadi dua bagian yang sama besar.
Selain itu, diagonal utama pada layang-layang juga berperan sebagai sumbu simetri dan tegak lurus terhadap diagonal lainnya. Dengan memahami konsep ini, setiap orang akan lebih mudah menghitung luas, keliling, serta sifat geometris lainnya dari layang-layang.
Pengertian Diagonal Layang Layang
Layang-layang merupakan bangun datar yang terdiri dari empat sisi dengan panjang yang berbeda. Umumnya, dua sisi yang bersebelahan memiliki panjang yang sama, sementara dua sisi lainnya yang berhadapan juga memiliki panjang yang sama.
Sudut yang terbentuk antara dua sisi bersebelahan pada layang-layang memiliki ukuran yang sama. Dalam Matematika, kedua sudut ini sering disebut sebagai sudut berdekatan atau sudut diagonal.
Diagonal pada layang-layang adalah dua garis lurus yang menghubungkan pasangan titik sudut yang berlawanan dalam bangun datar layang-layang. Berikut penjelasan lengkap mengenai diagonal layang-layang.
Diagonal panjang (d₁). Biasanya menjadi sumbu simetri layang-layang dan membagi bangun menjadi dua bagian yang sama besar.
Diagonal pendek (d₂). Memotong diagonal panjang secara tegak lurus (90°), tetapi tidak membagi layang-layang menjadi dua bagian yang sama besar.
Sifat-sifat khusus dari diagonal bangun datar layang-layang antara lain:
Kedua diagonal saling tegak lurus (membentuk sudut 90°).
Diagonal panjang membagi diagonal pendek menjadi dua bagian yang sama panjang.
Diagonal panjang juga membagi sudut layang-layang yang diapitnya menjadi dua bagian yang sama besar.
Diagonal pendek tidak membagi diagonal panjang menjadi dua bagian yang sama besar.
Rumus Panjang Diagonal pada Layang-Layang
Berdasarkan buku Sekali Baca Langsung Inget Rumus Detail Matematika Untuk SD/Mi: Semua Kamus Bahas Detail Dengan Contoh Soal yang Mudah Dimengerti, Siti Nuraisyah A.Md, (2014), jika diketahui luas layang-layang, panjang diagonal dapat dihitung dengan rumus berikut.
L = 1/2 × d1 × d2
Dari rumus ini, jika salah satu diagonal diketahui, panjang diagonal lainnya dapat dihitung dengan:
d1 = 2L/d2
d2 = 2L/d1
Dengan keterangan:
L = luas layang-layang
d₁ = diagonal panjang
d₂ = diagonal pendek
Berikut salah satu contoh soalnya.
Sebuah layang-layang memiliki luas 48 cm² dan diagonal pendeknya 8 cm. Tentukan diagonal panjangnya!
Jawaban:
Gunakan rumus luas layang-layang:
L = 1/2 × d1 × d2
48= 1/2 ×d1 ×8
48 x 2 = d1 x 8
96 = d1 x 8
d1 = 96/8 = 12
Jadi, panjang diagonal panjangnya adalah 12 cm.
Itu tadi penjelasan singkat mengenai diagonal layang-layang. Ini penting karena membantu dalam memahami sifat dan karakteristik bangun datar ini, baik dalam teori maupun penyelesaian soal Matematika. (DNR)
Baca Juga: Rumus Layang-Layang dalam Matematika dan Contoh Soalnya
