Konten dari Pengguna

Diskon Listrik 2025 Maksimal Berapa? Ini Informasinya

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
26 Februari 2025 16:12 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi diskon listrik 2025 maksimal berapa. Sumber : Pixabay/Qimono
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi diskon listrik 2025 maksimal berapa. Sumber : Pixabay/Qimono
ADVERTISEMENT
PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) memberikan diskon untuk meringankan beban masyarakat sejak 1 Januari hingga 25 Februari 2025. Namun diskon listrik 2025 maksimal berapa?
ADVERTISEMENT
Program ini hadir sebagai stimulus ekonomi pasca-kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%. Diskon diberikan otomatis tanpa registrasi sehingga bisa dinikmati semua pelanggan.

Pemberian Diskon Listrik 2025 Maksimal Berapa? Simak Penjelasannya

Ilustrasi diskon listrik 2025 maksimal berapa. Sumber : Pixabay/Pexels
Dikutip dari buku Gonta Ganti Sistem Tarif Listrik, Iqbal Syamsi (2020:54) pemerintah memiliki skenario pengalihan subsidi secara bertahap untuk tarif dasar listrik. Konsumen tidak mampu masih tetap mendapat subsidi, sedangkan kelas atas akan didorong membayar tarif listrik dengan harga nonsubsidi.
Diskon listrik 2025 maksimal berapa? Pemberian diskon dari PLN maksimal sebesar 50%. Berikut ini informasi lengkapnya.

1. Diskon Listrik Berlaku Sampai 28 Februari 2025

Pemberian diskon tarif listrik 50% berlaku selama dua bulan dan akan berakhir pada tanggal 28 Februari 2025. Untuk menikmati diskon, pelanggan harus melakukan pembayaran tagihan listrik melalui kanal resmi PLN seperti PLN Mobile, Tokopedia, Shopee, GoPay, Dana, LinkAja.
ADVERTISEMENT

2. Jadwal Pemberlakuan Diskon Tarif Listrik

3. Batas Maksimal Pembelian Token Listrik

Daya 450 VA
Daya 900 VA
ADVERTISEMENT
Daya 1300 VA
Daya 2200 VA
Dari pemaparan di atas telah dijelaskan diskon listrik 2025 maksimal berapa, yang akan berakhir pada tanggal 28 Februari 2025. (EA)