Endospora Bakteri: Pengertian dan Ciri-cirinya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Endospora adalah struktur khusus yang ditemukan pada beberapa jenis bakteri. Endospora terbentuk ketika bakteri menghadapi kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan sebagai mekanisme perlindungan diri.
Meskipun struktur endospora dapat bervariasi antara jenis dan spesies bakteri, secara umum memiliki karakteristik yang serupa. Selain itu, setiap sel bakteri hanya dapat membentuk satu endospora.
Pengertian Endospora
Setiap makhluk hidup memiliki cara tersendiri dalam bertahan hidup. Contohnya seperti bakteri yang menghasilkan spora ketika kondisi lingkungan buruk atau kurang menguntungkan. Spora tersebut disebut dengan endospora.
Dikutip dalam buku Mikrobiologi Pangan Hasil Peternakan oleh Zuraida Hanum dan Yurliasni (2022:18) endospora memiliki pengertian yaitu salah satu struktur bakteri yang bersifat tahan terhadap keadaan lingkungan yang ekstrim, misalnya lingkungan yang kering, pemanasan, asam, dan sebagainya.
Dalam kondisi yang ekstrem, beberapa jenis bakteri akan mati. Tetapi, ada beberapa jenis bakteri yang mampu bertahan hidup, yaitu dengan jalan membuat dinding kuat yang disebut kista. Dalam bentuk kista, inti sel akan menjadi endospora.
Endospora adalah spora yang dapat dibentuk di dalam sel bakteri. Spora dapat bertahan lama sampai keadaan lingkungan sesuai untuk pertumbuhan bakteri. Endospora merupakan bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif.
Endospora terbentuk melalui proses sporulasi. Adapun tahap-tahapnnya yaitu:
DNA bereplikasi
Membran plasma masuk ke dalam sel dan membentuk septum forespore.
Sel induk menelan forespore.
Membran forespore dikelilingi oleh dua lapisan membran plasma.
Korteks terbentuk di antara membran dalam ruang antarmembran.
Lapisan protein terbentuk sebagai lapisan pada korteks spora.
Inti menjadi sangat dehidrasi dan sel bakteri menjadi tidak aktif secara metabolik.
Terjadi lisis pada sel induk, sehingga spora yang telah matang keluar ke lingkungan.
Tidak ada aktivitas metabolik yang terjadi sampai spora siap untuk melakukan germinasi. Proses sporulasi ini umumnya berlangsung sekitar 15 jam.
Ciri-ciri Endospora
Endospora merupakan bentuk pertahanan hidup bakteri yang kuat dan tidak aktif. Dalam pembentukan endospora aktifitas metabolisme tidak meningkat karena endospora merupakan bentuk istirahat.
Dua jenis bakteri yang dapat membentuk endospora misalnya Clostridium (bakteri yang bersifat anaerobik) dan Bacillus (bakteri yang umumnya bersifat aerobik). Adapun ciri-ciri endospora yaitu:
Berbentuk sangat padat, sehingga sangat sukar diwarnai dengan pewarna biasa.
Terdiri dari genom DNA dan sedikit sitoplasma.
Memiliki dinding tebal, berlapis-lapis, dan kuat yang tersusun dari protein.
Tahan terhadap suhu ekstrem, kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi, dan zat kimia beracun
Dapat bertahan hidup selama bertahun-tahun
Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa endospora adalah struktur resisten yang memungkinkan bakteri bertahan dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Endospora mampu bertahan sampai kondisi lingkungan kembali menguntungkan. (MRZ)
Baca juga: Mengenal Bentuk-bentuk Bakteri beserta Contohnya
