Frasa: Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenis-jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang membentuk satu kesatuan. Namun, kata-kata tersebut tidak membentuk subjek-predikat dan tidak membentuk makna baru. Ilmu yang mempelajari kalimat disebut dengan sintaksis.
Dalam sebuah kalimat, frasa berkedudukan sebagai fungsi sintaksis. Fungsi sintaksis lebih dikenal dengan subjek (S), predikat (P), objek (O), komplemen (pelengkap), dan keterangan.
Misalnya, dalam sebuah kalimat yang terdiri dari S-P-O, frasa dapat mengisi kalimat tersebut dengan berfungsi sebagai subjek, predikat, atau objek.
Pengertian Frasa
Mengutip dari buku Linguistik Umum, Ribut Wahyu Eriyanti, Kartika Tiara Syarifuddin, Kasem Datoh, 2019, halaman: 49, frasa selalu terdiri atas morfem-morfem bebas. Ketika sebuah gabungan kata terdiri dari gabungan morfem bebas seperti rumput tetangga atau sudah makan maka gabungan kata tersebut dapat dikatakan sebagai frasa.
Umumnya, frasa terdiri atas dua kata atau lebih yang salah satu unsurnya berupa unsur utama, sedangkan unsur yang lainnya berupa unsur keterangan. Unsur inti dari frasa adalah unsur yang diterangkan, sebaliknya unsur tambahan merupakan unsur yang menerangkan.
Ciri-ciri Frasa yang Menarik
Berikut adalah ciri-ciri frasa yang perlu diketahui sebelum membuat kalimat, yaitu:
Frasa harus terdiri minimal dua kata atau lebih.
Menduduki atau mempunyai fungsi gramatikal dalam kalimat.
Frasa harus mempunyai satu makna gramatikal.
Frasa bersifat nonpredikatif.
Frasa selalu menduduki satu fungsi kalimat.
Baca Juga: Pengertian, Karakteristik, dan Fungsi Asesmen Formatif bagi Guru
Jenis-jenis Frasa
Berikut ini beberapa jenis-jenis frasa yang bisa dijadikan sebagai sumber pembelajaran. Inilah jenis-jenis frasa dan penjelasannya.
1. Frasa Verbal
Frasa verbal adalah suatu frasa yang mempunyai inti kata kerja dalam unsur pembentukannya dan juga dapat difungsikan sebagai pengganti kedudukan kata kerja dalam suatu kalimat.
2. Frasa Vominal
Frasa Vominal dalah suatu frasa yang mempunyai inti kata benda dalam unsur pembentukannya dan juga dapat difungsikan sebagai pengganti dari kata benda.
3. Frasa Ajektiva
Frasa Ajektiva adalah suatu frasa yang mempunyai inti berupa kata sifat dalam unsur pembentukannya.
4. Frasa adverbia
Frasa adverbia adalah frasa yang mengandung unsur inti kata keterangan dan dapat sebagai substitusi kata keterangan dalam suatu kalimat.
5. Frasa numeralia
Frasa numeralia adalah frasa yang terbentuk dari kata bilangan. Frasa ini mengungkapkan jumlah, kuantitas, dan urutan dalam suatu deret.
Dari penjelasan di atas, semoga lebih memahami frasa adalah bagian penting dalam membentuk sebuah kalimat. Dari jenis-jenis beserta ciri frasa, akan lebih memudahkan membuat kalimat sesuai dengan kebutuhan.
(amanda)
