Konten dari Pengguna

Fungsi Betadine dan Efek Samping yang Perlu Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Fungsi Betadine , Unsplash/Diana Polekhina
zoom-in-whitePerbesar
Fungsi Betadine , Unsplash/Diana Polekhina

Fungsi betadine adalah sebagai obat pertolongan pertama untuk mencegah infeksi pada luka dan untuk membersihkan bagian tubuh tertentu sebelum operasi. Dengan begitu, maka risiko terjadinya iritasi bisa diminimalisir.

Betadine merupakan obat pertolongan pertama yang diperuntukan luka yang bernanah. Kandungan povidone iodine pada Betadine efektif bekerja membunuh bakteri, virus, dan jamur si penyebab infeksi luka. Betadine ampuh untuk mencegah infeksi pada luka bernanah.

Fungsi Betadine

Fungsi Betadine , Unsplash/Fungsi Betadine

Mengutip dari buku Obat-obat Sederhana Untuk Kesehatan Sehari-hari, DRS. Kirana Rahardja, 2023, hal: 84, fungsi betadine adalah untuk membantu luka akibat kecelakaan. Betadin adalah senyawa kompleks dari iodium dengan zat-polimer PVP, yang larut dalam air dan tidak merangsang.

Kandungan povidone iodine di dalam Betadine berfungsi untuk melemahkan serta menghentikan pertumbuhan bakteri dan kuman akibat infeksi pada luka. Berikut beberapa fungsi lainnya yang menarik untuk diketahui.

1. Membantu dalam Mencegah Infeksi pada Luka

Betadine bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan dan membunuh kuman yang dapat menyebabkan infeksi pada luka. Selain itu, Betadine juga bisa digunakan untuk membersihkan bagian tubuh sebelum menjalani operasi atau tindakan medis.

2. Mengurangi Rasa Perih

Biasanya, kandungan dalam cairan antiseptik adalah alkohol dan hidrogen peroksida. Tenang saja, cairan antiseptik ini merupakan kandungan yang aman karena nggak terlalu tinggi. Maka dari itu, betadine tidak menimbulkan iritasi dan perih saat dioleskan pada luka.

3. Luka Menjadi Lebih Cepat Kering

Resiko iritasi pada penggunaan cairan antiseptik kadangkala terjadi ketika luka langsung ditutup setelah mengoleskan cairan antiseptik. Kulit kemungkinan terasa perih bahkan sebagian orang merasa terbakar.

Efek Samping Penggunaaan Betadin

Efek Samping Penggunaaan Betadin, Unsplash/Efek Samping Penggunaaan Betadin

Obat ini dapat menyebabkan efek samping yang serius. Berhenti menggunakan obat ini dan segera hubungi dokter jika terjadi hal berikut ini.

  • Bengkak, nyeri, hangat, kemerahan, keluar cairan, atau tanda-tanda infeksi lainnya;

  • Melepuh atau mengeras; atau

  • Iritasi parah, gatal, atau terbakar.

Cara Menggunakan Betadine dengan Benar

Cara Menggunakan Betadine, Unsplash/Etactics Inc

Berikut ini beberapa cara menggunakan betadine dengan benar, agar tidak iritasi dan bengkak. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Pastikan permukaan kulit telah bersih sebelum menggunakan Betadine untuk luka.

  2. Gunakan Betadine secukupnya pada luka.

  3. Hindari mengoleskan Betadine di area mata dan area lain yang tidak mengalami luka.

  4. Tunggu hingga Betadine kering sebelum memasang perban. Jangan gunakan perban yang ketat.

  5. Betadine Antiseptic Solution Stick hanya untuk sekali pakai. Buang stik yang telah dipakai.

  6. Kocok Betadine Dry Powder Spray sebelum dipakai dan semprotkan kira-kira 15 cm dari luka. Betadine Dry Powder Spray mudah terbakar, jangan gunakan di dekat api besar atau api terbuka. Jangan merokok sampai obat benar-benar kering di kulit Anda.

  7. Untuk menggunakan Betadine Mouthwash & Gargle kumur cairan selama 30 detik, kemudian buang. Jangan menelan cairan.

Baca Juga: Jenis-jenis dan Fungsi Masker Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Demikian penjelasan tentang fungsi betadine dan efek sampingnya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat. (ABI)